Brutal, Israel Bombardir 15 Kota di Lebanon Hanya dalam 1 Jam
BEIRUT, iNews.id - Militer Israel mengintensifkan serangan ke Lebanon, Rabu (15/4/2026). Serangan udara dan artileri membombardir secara intensif setidaknya 15 kota dan beberapa desa hanya dalam satu jam.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka akibat serangan tersebut.
Sementara itu kelompok Hizbullah mengumumkan serangan rudal ketiga ke Kota Kiryat Shmona, Israel, dalam 24 jam terakhir. Selain itu Hizbullah menggelar lebih dari 30 operasi tempur terhadap Israel sejak Rabu.
Sumber militer Lebanon mengatakan kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, pertempuran sengit berlanjut di beberapa kota perbatasan Lebanon, yakni Bint Jbeil dan Al Khiyam.
Sementara itu kabinet keamanan Israel gagal mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata dengan Lebanon selama pertemuan selama 4 jam.
Menurut sumper pejabat Zionis, Israel saat ini tidak tertarik untuk mencapai gencatan senjata dengan Lebanon, meski ada desakan kuat dari negara-negara Arab.
Perang terbaru Israel dan Hizbullah pecah pada 2 Maret, membatalkan gencatan senjata yang berlangsung sejak tahun lalu.
BTN (BBTN) Lanjutkan Transformasi Bisnis, Ekspansi Operasional Kredit hingga Layanan Digital
Israel melancarkan serangan skala besar ke Lebanon, termasuk wilayah selatan, Lembah Beqaa, dan pinggiran Kota Beirut. Militer Zionis secara resmi mengumumkan operasi serangan darat di Lebanon selatan pada 16 Maret.
Setelah pengumuman gencatan senjata AS-Iran selama 2 minggu pekan lalu, Hizbullah menangguhkan serangan terhadap Israel. Namun Hizbullah kembali menggempur Israel pada 9 April setelah pasukan Zionis melancarkan serangan besar-besaran ke Beirut dan kota-kota lain di Lebanon selatan.










