Nah! Kapal Induk AS Terpaksa Berlayar Memutar Jauh Lewat Afsel Hindari Bentrok dengan Iran
WASHINGTON, iNews.id - Kapal induk Amerika Serikat (AS) USS George HW Bush bersama kapal-kapal perang pengiringnya terpaksa berlayar memutar lebih jauh melewati perairan Afrika Selatan untuk menghindari bentrok dengan Iran atau kelompok-kelompok proksinya di Timur Tengah.
Kelompok serang kapal induk itu berlayar mengelilingi Afrika Selatan, untuk bergabung dengan armada angkatan laut (AL) AS lainnya di Laut Arab terkait pemblokadean Selat Hormuz.
Media pertahanan USNI News, mengutip sumber pejabat pertahanan AS, melaporkan USS George HW Bush bersama kapal-kapal pengiring, beroperasi di lepas pantai Namibia setelah menghindari rute melalui Laut Mediterania. USS George HW Bush merupakan kapal induk ketiga yang dikerahkan AS ke Timur Tengah untuk membantu perang melawan Iran, setelah USS Gerald R Ford dan USS Abraham Lincoln.
Rute tersebut menghindari Laut Merah dan Selat Bab Al Mandeb, jalur yang berulang kali menjadi target serangan kelompok Houthi Yaman, yang didukung Iran, dalam beberapa tahun terakhir.
Blokade AS terhadap semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran berlaku secara resmi Senin (13/4/2026) pukul 14.00 GMT.
Komando Pusat AS (Centcom) menjelaskan, blokade AL diberlakukan secara imparsial terhadap kapal-kapal dari semua negara yang masuk atau keluar pelabuhan dan daerah pesisir Iran, termasuk di Teluk Persia dan Teluk Oman.










