Ganas! Iran Siap Perang Panjang hingga 6 Bulan, Bahkan Lebih Lama

Ganas! Iran Siap Perang Panjang hingga 6 Bulan, Bahkan Lebih Lama

Terkini | inews | Minggu, 12 April 2026 - 03:01
share

ISTANBUL, iNews.id - Iran dilaporkan siap menghadapi perang panjang melawan Israel dan Amerika Serikat (AS) hingga 6 bulan, bahkan lebih lama. Sejumlah pejabat dan pengamat menyebut Teheran telah menyiapkan logistik, persenjataan, hingga ketahanan domestik untuk menghadapi konflik berkepanjangan.

Sumber sumber pejabat asing yang berbasis di Teheran mengungkap, Iran bahkan telah mengantisipasi skenario perang hingga September 2026. 

“Iran siap untuk perang panjang. Mereka mengantisipasi skenario ini dan memiliki cukup logistik untuk memberi makan penduduk selama maksimal 6 bulan,” ujarnya, kepada surat kabar The Straits Times, dikutip Sabtu (11/4/2026).

Di tengah gencatan senjata sementara selama 2 pekan yang dimulai sejak 7 April, Iran justru diam-diam memperkuat persiapan militer. Di fasilitas bawah tanah kawasan pegunungan, negara itu dilaporkan terus memproduksi rudal dan drone baru untuk menghadapi kemungkinan konflik lanjutan.

Senada dengan pejabat itu, pengamat geopolitik yang berbasis di Teheran, Ali Ahmadi, menyebut Iran telah membangun basis industri militer yang sangat besar. Infrastruktur tersebut dirancang untuk menopang kebutuhan perang dalam jangka panjang tanpa ketergantungan eksternal.

“Iran telah membangun basis industri sangat besar, khusus untuk memproduksi peralatan militer yang dibutuhkan untuk terus berperang,” ujarnya.

Kesiapan Iran ini sangat kontras dengan rencana perang singkat yang disebut-sebut pernah diajukan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada Presiden AS Donald Trump. Disebutkan perasi militer singkat maksinal sebulan untuk menggulingkan rezim serta melenyapkan kemampuan rudal dan nuklirnya dalam hitungan hari.

Selain itu, daya tahan Iran dalam perang panjang dinilai melampaui kemampuan persediaan rudal pertahanan Israel maupun negara-negara Teluk Arab. Kondisi ini berpotensi menciptakan ketidakseimbangan strategis di kawasan.

Topik Menarik