Launching Juli, Seluruh Lokomotif KAI Siap Gunakan B50

Launching Juli, Seluruh Lokomotif KAI Siap Gunakan B50

Terkini | idxchannel | Minggu, 12 April 2026 - 04:20
share

IDXChannel - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero siap menyambut baik peluncuran B50 yang akan dirilis oleh pemerintah pada Juli mendatang. 

Seluruh lokomotif KAI siap untuk menggunakan B50 karena sebelumnya telah menggunakan B40. 

Pemanfaatan B40 merupakan dukungan KAI terhadap langkah strategis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam menghadirkan energi terbarukan di sektor transportasi. Bahan bakar dengan campuran 40 persen bahan nabati ini telah digunakan secara menyeluruh sejak Februari 2025, setelah melewati rangkaian uji coba bersama yang sukses sejak Juli 2024. 

Melalui penggunaan energi terbarukan ini, operasional kereta api menghasilkan emisi yang lebih rendah dan memperkuat perannya sebagai solusi logistik serta transportasi yang jauh lebih ramah lingkungan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, sebagai pengguna teknologi energi hijau, KAI terus menjadi mitra mobilitas yang dapat diandalkan masyarakat.

"Kami mengerti bahwa efisiensi dan biaya perjalanan yang terjangkau adalah hal yang sangat berarti bagi masyarakat. Di tengah kondisi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang semakin terbatas, kereta api hadir sebagai solusi mobilitas yang tetap hemat dan bisa diandalkan," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (11/4/2026). 

KAI menaruh perhatian besar dan siap mendukung langkah selanjutnya dari Kementerian ESDM, yaitu pengembangan B50. Strategi pemerintah dalam memperbesar pemanfaatan bahan bakar nabati (BBN) merupakan bagian dari strategi besar menuju kemandirian energi nasional serta pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060.

KAI sangat antusias menyambut kehadiran B50 yang nantinya dapat diterapkan pada perkeretaapian. Mengingat keselamatan perjalanan merupakan prioritas utama, seluruh sarana lokomotif dan genset yang akan menggunakan B50 dipastikan melalui rangkaian uji coba teknis terlebih dahulu sebelum resmi melayani pelanggan.

"Kami sangat mendukung rencana transisi ke B50 yang tengah digarap oleh Kementerian ESDM. Pemanfaatan energi terbarukan yang semakin maju membuat kereta api semakin unggul dalam menjaga kelestarian alam, sehingga kita bisa mewariskan lingkungan yang lebih sehat untuk generasi mendatang," tutur Anne. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik