Bandung Geger! Bayi Baru Lahir Nyaris Diculik Oknum Perawat Rumah Sakit
BANDUNG, iNews.id – Publik Jawa Barat dihebohkan dengan dugaan upaya penculikan bayi di salah satu rumah sakit rujukan di Kota Bandung. Seorang ibu muda berinisial D (27), warga Margaasih, Kabupaten Bandung, nyaris kehilangan buah hati ketiganya yang baru saja dilahirkan, Kamis (9/4/2026).
Kasus ini viral di media sosial setelah muncul dugaan adanya keterlibatan oknum perawat yang mencoba memberikan bayi tersebut kepada orang lain tanpa izin.
Peristiwa bermula saat korban, Dinny, sedang berada di ruang pemulihan usai menjalani proses persalinan. Saat ia turun ke lantai dasar untuk membeli makanan, seorang asing menghampirinya dan memintanya segera mengecek kondisi sang bayi di ruangan.
Merasa ada yang tidak beres, Dinny bergegas kembali ke ruang pemulihan. Ia pun tersentak saat melihat boks bayinya kosong. Setelah berteriak meminta pertolongan, Dinny menemukan bayinya sudah berada di pangkuan orang lain.
Kecurigaan Dinny menguat saat ia memeriksa fisik sang anak. "Gelang perawatan yang seharusnya menempel di tangan anak saya sudah tidak ada (dilepas)," ungkap Dinny.
Dia menduga adanya upaya praktik penjualan bayi yang melibatkan oknum di dalam rumah sakit.
Kejadian yang memicu keresahan publik ini langsung mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan panggilan video (video call) langsung kepada korban untuk mendengar kronologi kejadian secara mendalam.
Selain memastikan kondisi kesehatan ibu dan anak, Gubernur juga memberikan santunan sebagai bentuk tanggung jawab dan empati pemerintah atas peristiwa traumatis yang menimpa warga Margaasih tersebut.
Meski video pengakuan korban telah tersebar luas dan memicu gelombang protes dari netizen, hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit rujukan pemerintah di Kota Bandung tersebut belum memberikan pernyataan resmi terkait prosedur penanganan bayi maupun dugaan keterlibatan oknum perawat.










