Viral Es Teh Pakai Daun Pisang Imbas Plastik Mahal, Netizen Syok!

Viral Es Teh Pakai Daun Pisang Imbas Plastik Mahal, Netizen Syok!

Travel | inews | Kamis, 9 April 2026 - 14:36
share

JAKARTA, iNews.id – Viral video memperlihatkan pedagang es teh menggunakan daun pisang sebagai wadah pengganti plastik. Aksi unik ini disebut-sebut sebagai solusi di tengah kenaikan harga plastik yang belakangan ramai diperbincangkan.

Video tersebut diunggah akun TikTok Muktistoree dan langsung menarik perhatian publik. Dalam tayangan itu, terlihat seorang penjual membentuk daun pisang menjadi wadah menyerupai mangkuk, lalu mengaitkannya dengan lidi agar tidak bocor.

Setelah wadah terbentuk, minuman es pun dituangkan ke dalamnya dan langsung disajikan kepada pembeli. Cara penyajian yang tak biasa ini membuat banyak orang penasaran sekaligus kagum.

Dalam keterangan video, pengunggah menyebut penggunaan daun pisang sebagai alternatif di tengah mahalnya harga plastik. 

"Es teh pincuk solusi harga plastik," tulisnya disertai emoji yang menggambarkan kenaikan harga, dikutip Kamis (9/4/2026).

Meski belum diketahui lokasi pasti kejadian tersebut maupun alasan sebenarnya di balik penggunaan daun, video ini tetap sukses menyedot perhatian. Hingga kini, unggahan tersebut telah ditonton 494 ribu kali, meraih lebih dari seribu tanda suka, puluhan komentar, serta ratusan kali dibagikan.

Beragam reaksi pun bermunculan dari netizen. Sebagian memuji kreativitas pedagang yang dinilai ramah lingkungan dan inovatif.

Namun, tak sedikit pula yang meragukan efektivitas cara tersebut. Beberapa netizen menilai penggunaan daun pisang kurang praktis, terutama untuk jenis makanan atau minuman tertentu.

"Kalau ada yang beli, sekalian dianjurkan bawa wadah sendiri atau makan di tempat," tulis salah satu netizen, mendukung ide pengurangan plastik.

"Lebih baik ukuran dikurangi daripada pakai daun begitu," komentar netizen lain. Ada juga yang mempertanyakan penerapannya untuk makanan berkuah yang dinilai sulit jika tanpa plastik.

Terlepas dari pro dan kontra, fenomena ini menunjukkan bagaimana kreativitas sederhana bisa menjadi sorotan luas di tengah isu global, sekaligus memicu diskusi soal alternatif ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Topik Menarik