Kronologi Kecelakaan Beruntun di Wonosobo, Truk Masuk Jalur Berlawanan Tabrak 4 Kendaraan

Kronologi Kecelakaan Beruntun di Wonosobo, Truk Masuk Jalur Berlawanan Tabrak 4 Kendaraan

Nasional | inews | Rabu, 8 April 2026 - 14:19
share

WONOSOBO, iNews.id - Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Kertek-Parakan, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (8/4/2026). Insiden ini mengakibatkan dua orang tewas dan tiga lainnya luka-luka.

Kronologi kecelakaan bermula dari sebuah truk bermuatan kayu sengon masuk ke jalur berlawanan. Truk berpelat nomor B 9587 XX tersebut awalnya melaju dari arah Parakan sebelum akhirnya kehilangan kendali.

Saat di TKP yang merupakan wilayah Kali Kuto, Candimulyo, Kertek, diduga truk oleng hingga melewati batas marka jalan dan masuk ke jalur lawan arah. Dalam kondisi tersebut, truk langsung menghantam empat kendaraan yang datang dari arah berlawanan.

Empat kendaraan yang tertabrak yakni dump truck Canter AA 8218 OF, truk bak kayu Canter Z 8317 YD, mobil APV pikap G 1762 YD serta motor Yamaha Vega AA 5206 BP.

Benturan keras tak terhindarkan. Pengendara motor terpental dan tertindih truk di lokasi kejadian, sementara beberapa sopir truk mengalami luka-luka.

Salah satu korban, sopir truk bak kayu, terjepit di dalam kabin akibat kondisi kendaraan yang ringsek parah. Situasi ini membuat proses evakuasi berlangsung dramatis.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan tim SAR langsung diterjunkan setelah menerima laporan adanya korban terjepit.

“Kami mendapatkan info kejadian kecelakaan tadi pagi, ada pengemudi yang terjepit dan membutuhkan penanganan khusus sehingga kami mengirimkan satu tim SAR melalui Pos SAR Wonosobo untuk melakukan evakuasi,” ujarnya dikutip dari iNews Semarang, Rabu (8/4/2026).

Tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi menggunakan alat ekstrikasi dengan membelah bodi truk untuk mengeluarkan korban.

“Tim berhasil mengevakuasi sopir truk atas nama Dudung asal Pangandaran, sayangnya korban teridentifikasi meninggal dunia di lokasi akibat luka parah, termasuk pengendara motor Yamaha Vega atas nama Santoso, warga sekitar (Kertek) juga dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia,” katanya.

Dua korban tewas diketahui bernama Dudung (40), warga Pangandaran dan Santoso warga Kertek, Wonosobo. Sementara tiga korban luka yakni Musaji (Wonosobo), Suparno (Jakarta Timur), dan Imama Duwi (Wonosobo). Mereka langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan.

“Semua korban di bawa ke Rumas Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo. Terimakasih untuk tim SAR gabungan atas kerjasamanya sehingga seluruh korban segera terevakuasi,” ujar Budiono.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Topik Menarik