Tragedi 4 Pekerja Tewas di Jagakarsa Jaksel, Polisi Selidiki Kronologi Kejadian

Tragedi 4 Pekerja Tewas di Jagakarsa Jaksel, Polisi Selidiki Kronologi Kejadian

Terkini | inews | Minggu, 5 April 2026 - 07:11
share

JAKARTA, iNews.id - Polisi masih terus menyelidiki kasus tewasnya empat orang pekerja proyek bangunan di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Langkah-langkah yang telah dilakukan adalah mengamankan TKP dan memasang garis polisi (police line). Kemudian tim identifikasi melakukan olah TKP di tempat kejadian," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Chepy Rusmanto, dikutip Minggu (5/4/2026).

Mengenai kronologi kejadian, dia mengatakan saat itu para korban tengah bekerja di proyek bangunan tersebut. Namun, aktivitas yang dilakukan para pekerja saat insiden terjadi masih didalami.

"Mereka sedang melaksanakan pekerjaan di proyek tersebut. Untuk lebih lanjut masih dalam proses penyelidikan," ujar dia.

Sebelumnya, empat pekerja yang sedang mengerjakan proyek di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan ditemukan tewas pada Jumat (3/4/2026). Mereka diduga menghirup gas beracun.

Menurut Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, peristiwa bermula ketika mandor meminta pekerja untuk menguras tempat penampungan air bersih atau glonteng di lantai dasar. Saat proses pembongkaran tutup tangki, pekerja justru terjatuh ke dalam lubang penampungan tersebut.

"Pada saat proses pekerjaan pembongkaran penutup, korban terjatuh dalam lubang glonteng," kata Nurma dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).

Kemudian, rekan kerja korban berupaya menolong tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan. Namun, justru ikut terjatuh ke dalam lubang tersebut.

Mengetahui kejadian tersebut, sang mandor lantas meminta pekerja lain untuk mengevakuasi korban yang terjatuh. Saat proses evakuasi, pekerja lain merasakan hawa panas di sekitar glonteng.

Empat pekerja yang jatuh ke dalam gelonteng itu dinyatakan tewas. Para korban diduga menghirup gas yang keluar dari dalam glonteng.

Keempat korban meninggal dunia berinisial YN (32), M (62), TS (63) dan MF (19).

Topik Menarik