Iran Kecam Voting Dewan Keamanan PBB soal Selat Hormuz: Tindakan Provokatif!
TEHERAN, iNews.id - Iran menyebut voting resolusi di Dewan Keamanan PBB mengenai pengamanan Selat Hormuz pada Sabtu besok sebagai tindakan provokasi. Iran akan tetap memegang kendali penuh jalur perairan strategis tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan setiap tindakan provokatif mengenai Selat Hormuz hanya akan membuat situasi semakin rumit.
“Setiap tindakan provokatif oleh para agresor dan pendukung mereka, termasuk di Dewan Keamanan PBB terkait situasi di Selat Hormuz, hanya akan memperumit situasi,” kata Araghchi, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (3/4/2026).
Dewan Keamanan PBB akan menggelar voting untuk mengadopsi atau tidak draf resolusi yang diajukan Bahrain. Isi resolusi itu memberi wewenang kepada negara-negara anggota PBB untuk menggunakan cara-cara defensif atau penggunaan kekuatan militer untuk membuka jalur perairan tersebut.
Israel Bombardir Kantor Presiden Iran
Sebelumnya kantor berita Amerika Serikat, Associated Press, melaporkan di antara isi draf resolusi adalah mengizinkan negara-negara menggunakan semua cara defensif yang diperlukan guna melindungi pelayaran komersial masing-masing.
Namun ada kemungkinan resolusi tersebut akan diveto oleh China atau Rusia, sekutu dekat Iran.
China menegaskan mereka menentang resolusi apa pun yang menggunakan kekuatan militer untuk membuka blokade Selat Hormuz.










