Lawan Petugas, Anggota KKB Buron Penyerangan Tito Karnavian Ditembak di Puncak Jaya

Lawan Petugas, Anggota KKB Buron Penyerangan Tito Karnavian Ditembak di Puncak Jaya

Terkini | inews | Jum'at, 3 April 2026 - 14:48
share

JAKARTA, iNews.id – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XII Lanny Jaya, Pulan Wonda alias Kamenak. Pelaku merupakan buronan kelas kakap yang terlibat dalam aksi penembakan rombongan Kapolda Papua saat itu, Jenderal (Purn) Tito Karnavian, pada tahun 2012 silam. 

Penangkapan dramatis ini terjadi di wilayah Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (2/4/2026) siang. 

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengungkapkan, tim telah mendeteksi keberadaan pelaku di sebuah bengkel motor sekitar pukul 12.27 WIT. 

Saat hendak disergap, pelaku yang menggunakan sepeda motor mencoba melawan dengan menabrak kendaraan petugas. 

"Tim melakukan penyekatan, namun pelaku justru menabrak kendaraan petugas dan berupaya melarikan diri," ujar Kombes Yusuf Sutejo kepada awak media, Jumat (3/4/2026). 

Karena tindakan pelaku yang membahayakan nyawa petugas dan mengabaikan dua kali tembakan peringatan, aparat terpaksa melakukan tindakan tegas terukur. Pulan Wonda akhirnya tersungkur setelah timah tajam petugas bersarang di kaki kanannya. 

"Pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur yang melumpuhkan pelaku pada bagian kaki kanan," ucap Yusuf.

Rekam Jejak Berdarah

Pulan Wonda alias Kamenak diketahui memiliki rekam jejak kriminal yang panjang. Ia merupakan anggota aktif KKB Kodap XII Lanny Jaya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Salah satu aksi paling menonjol yang melibatkannya adalah penyerangan brutal terhadap rombongan Kapolda Papua (kini Mendagri) Tito Karnavian pada 28 November 2012 di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya. Selain itu, ia kerap terlibat dalam berbagai aksi penyerangan terhadap aparat keamanan maupun warga sipil di wilayah Puncak Jaya dan Lanny Jaya. 

Saat ini, pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap jaringan dan aksi teror lain yang direncanakan kelompok tersebut di wilayah pegunungan Papua.

Topik Menarik