Roy Suryo Tegaskan Tak Ada Aliran Dana Jumbo di Balik Kasus Ijazah Jokowi
JAKARTA, iNews.id - Tersangka fitnah ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo menegaskan tidak ada aliran dana jumbo di balik kasus yang menjeratnya. Menurutnya, kabar bohong alias hoaks itu bermula saat ada pihak yang menyebut Rismon Sianipar yang pertama kali mengungkap.
Roy menyebut, pihak yang menyebut Rismon mengungkapkan aliran dana di balik kasus ijazah Jokowi awalnya menyebut uang yang berputar mencapai Rp50 miliar, kemudian naik menjadi Rp55 miliar, dan akhirnya di angka Rp5 miliar saja.
"Kan ada si Omon itu pertama kali disebut-sebut dia menyebutkan ada Rp50 miliar, kemudian naik menjadi Rp55 miliar, sekarang turun menjadi nilainya Rp5 (miliar). Tapi yang menarik, YouTube yang mengedarkan hoaks itu, alhamdulillahnya sudah dua hari ini mati," kata Roy dalam program Interupsi bertajuk 'Ada Uang Besar di Balik Kasus Ijazah Jokowi?' yang disiarkan di iNews, Kamis (2/4/2026).
Dia pun berpesan kepada Rismon, jika memang mengetahui informasi aliran dana jumbo dalam kasus ijazah Jokowi agar menyampaikan secara langsung di hadapan publik tanpa melalui pihak lain.
"Makanya sekarang pastikan, kalau betul dia benar pernah mendengar itu, sekarang kan katanya sudah akrab dengan para termul, sampaikan dari mulut dia sendiri, dari sumber dia sendiri, karena sekarang banyak sekali hoaks ini misalnya ada hoaks yang gambarnya dia tapi sebenarnya dia ga pernah menyampaikan itu, itu hanya karya AI," ujarnya.
Pasalnya, pihak yang menyebut Rismon mengungkapkan aliran dana tersebut juga mengatakan ada tokoh besar terlibat di balik kasus ijazah Jokowi. Roy pun menegaskan kabar tersebut hoaks.
"Ini sama sekali hoaks, ga pernah ada. Dan pengecutnya, mereka tidak pernah menyebutkan Pak Jusuf Kalla malah dengan istilah pelawak dari Inggris itu, Charlie Chaplin," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Jokman Nusantara Bersatu, Andi Azwan mengatakan bahwa Rismon Sianipar tidak pernah menyampaikan informasi aliran dana Rp50 miliar di balik kasus ijazah Jokowi.
"Kalau yang dikatakan hoaks itu siapa? kanal apa? itu pasti bukan YouTuber Nusantara, kalau bicara hoaks Rp50 miliar itu, Rismon tidak mengatakan seperti itu, dan ada beberapa hal yang dikatakan dan saya tidak bisa sampaikan ke publik," ujar Andi.










