KA Ciremai Terjebak Longsor di Bandung Barat, 500 Penumpang Dievakuasi
JAKARTA, iNews.id – Kereta Api Ciremai relasi Semarang tawang-Bandung terjebak longsor di petak jalan Maswati-Sasaksaat (MSI–SKT), Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4/2026) sore WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu. Seluruh penumpang dan awak kereta yang berjumlah 500 orang sudah dievakuasi menggunakan bus ke Stasiun Rende untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung.
"Seluruh pelanggan dalam kondisi selamat. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Petugas kami langsung melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan keselamatan tetap terjaga," ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba melalui keterangannya.
Menurutnya, material longsoran yang menutup jalur di Km 142+8/9 menyebabkan perjalanan KA 174 Ciremai mengalami gangguan operasional. Sebagai dampak dari kejadian tersebut, sejumlah perjalanan kereta api di lintas tersebut mengalami pengaturan operasional.
"KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan, penanganan intensif dilakukan untuk percepatan normalisasi jalur," tuturnya.
Dia menerangkan, KAI melakukan langkah cepat melalui koordinasi lintas unit dan instansi terkait guna menjaga keselamatan perjalanan serta meminimalkan dampak terhadap layanan.
Di lokasi kejadian, petugas prasarana dan sarana KAI saat ini tengah melakukan penanganan intensif, termasuk evakuasi rangkaian serta pembersihan jalur dari material longsoran agar jalur dapat segera dilalui kembali dengan aman.
"Kami fokus pada percepatan penanganan di lapangan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan. Seluruh proses dilakukan secara terukur agar operasional perjalanan dapat segera kembali normal," katanya.










