AS Persilakan Negara Lain Ambil Minyak di Selat Hormuz: Iran Sudah Lemah!
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempersilakan negara-negara lain untuk mengambil minyak di Selat Hormuz di tengah krisis energi global. Dia mengklaim Iran dalam kondisi lemah sehingga tidak mampu lagi mengontrol sumber daya tersebut.
Menurut Trump, negara-negara yang terdampak blokade Selat Hormuz tidak perlu ragu untuk bertindak. Mereka bisa mengambil bagian minyak masing-masing, meski pernyataan tersebut tidak disertai bukti kuat terkait kondisi Iran.
Selain itu, Trump juga menegaskan agar negara-negara tersebut tidak lagi bergantung pada AS dalam menghadapi krisis.
“Anda harus mulai belajar bagaimana berperang untuk diri sendiri, AS tidak akan hadir lagi membantu kalian,” ujarnya, dalam posting-an di Truth Social, dikutip Rabu (1/4/2026).
Pernyataan kontroversial ini muncul di tengah kritik keras Trump terhadap sekutu Eropa seperti Inggris dan Prancis yang menolak terlibat dalam perang melawan Iran.
Trump secara khusus menyindir Prancis karena dianggap tidak membantu sama sekali, setelah menolak memberikan izin bagi pesawat militer AS yang membawa perlengkapan menuju Israel untuk melintasi wilayah udaranya.
Dalam unggahan tersbeut, Trump juga menyinggung operasi militer AS bersama Israel pada 28 Februari yang menargetkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Dia mengecam sikap Prancis yang tidak mendukung misi tersebut.
Trump turut menyarankan negara-negara yang mengalami kesulitan bahan bakar akibat konflik untuk membeli pasokan energi dari AS. Namun, di sisi lain, ia tetap mendorong langkah agresif dengan meminta negara-negara tersebut mengambil langsung sumber daya yang mereka butuhkan.










