Keji! Anak Bunuh Ibu Kandung di Banyuwangi, Warga Mau Menolong sampai Takut

Keji! Anak Bunuh Ibu Kandung di Banyuwangi, Warga Mau Menolong sampai Takut

Nasional | inews | Selasa, 31 Maret 2026 - 20:39
share

BANYUWANGI, iNews.id - Seorang anak tega membunuh ibu kandung di Kampungbaru, Lampon, Desa Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (31/3/2026) dini hari. Korban bernama Suratun tewas diduga dianiaya anaknya Adi Setiawan

Kejadian anak bunuh ibu kandung ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Suasana yang semula tenang mendadak berubah mencekam setelah warga terdengar teriakan dari dalam rumah korban.

Warga yang terbangun langsung panik dan berusaha mencari tahu sumber suara. Namun kondisi di lokasi membuat mereka ketakutan untuk mendekat.

Kapolsek Pesanggaran Kompol Maskur mengatakan, berdasarkan informasi awal, aksi kekerasan terjadi di dalam rumah korban.

“Warga yang mengetahui kejadian itu bernama Dalim. Dia sempat hendak memberikan pertolongan, namun situasi sangat mencekam,” ujarnya dikutip dari iNews Surabaya, Selasa (31/3/2026).

Saksi bernama Dalim sempat mencoba mendekat untuk membantu korban. Namun dia mengurungkan niatnya setelah melihat pelaku membawa senjata tajam.

Dalim kemudian memilih menyelamatkan diri dengan berlari menuju pos jaga Marinir Lampon untuk meminta bantuan sekaligus melaporkan kejadian tersebut. Tak lama kemudian, aparat datang ke lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Setelah situasi aman, warga bersama petugas masuk ke dalam rumah untuk memastikan kondisi korban. Namun Suratun ditemukan telah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain itu, satu korban lain bernama Dedi mengalami luka parah akibat insiden tersebut. Dia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pesanggaran sebelum dirujuk ke RS Al Huda Genteng.

Dalam penanganan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa parang, pisau, dan sebatang kayu yang diduga digunakan pelaku.

Hingga saat ini, motif anak bunuh ibu kandung di Banyuwangi tersebut masih dalam penyelidikan. Namun dari keterangan sementara, pelaku diduga mengalami tekanan psikologis. Pelaku disebut mengalami masalah pribadi sejak berpisah dengan istrinya sekitar 3-4 tahun lalu.

Saat ini, Adi Setiawan telah diamankan di Polsek Pesanggaran untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi atas kejadian tersebut.

“Kami meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang,” ucap Kompol Maskur.

Topik Menarik