Komentar Mengejutkan John Herdman usai Dikalahkan Bulgaria, Singgung Penalti dan Tiang Gawang

Komentar Mengejutkan John Herdman usai Dikalahkan Bulgaria, Singgung Penalti dan Tiang Gawang

Olahraga | inews | Senin, 30 Maret 2026 - 23:00
share

JAKARTA, iNews.id - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai kekalahan 0-1 dari Bulgaria dalam FIFA Series 2026 bukan tanda kemunduran. Tapi bukti timnya sudah berada di jalur yang tepat.

Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin (30/3/2026) malam itu menjadi kekalahan pertama Herdman sejak menangani skuad Garuda. Meski hasil akhir tidak memihak, dia melihat perkembangan signifikan dalam cara bermain tim.

Menurut Herdman, Timnas Indonesia mampu menunjukkan identitas permainan yang diinginkan saat menghadapi tim Eropa dengan tradisi kuat seperti Bulgaria.

"Menurut saya, bermain melawan tim Eropa yang memiliki tradisi, kami bermain bagus malam ini, dengan identitas yang kuat, menyerang, dan secara permanen kami terhubung," kata Herdman.

Dia juga menyoroti sejumlah peluang emas yang hampir mengubah jalannya pertandingan. Timnas Indonesia dua kali nyaris mencetak gol, namun upaya tersebut hanya berakhir membentur mistar gawang.

Penalti dan Momen Krusial Jadi Sorotan

Peluang pertama datang dari Ole Romeny pada menit ke-72. Tendangan chip yang dilepaskannya gagal berbuah gol setelah hanya mengenai mistar.

Kesempatan berikutnya hadir melalui Rizky Ridho pada menit ke-86. Namun hasilnya sama, bola kembali membentur mistar dan gagal mengubah skor.

Herdman juga menyinggung penalti yang menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Dia menilai insiden itu tidak terlalu keras, tetapi tetap berujung hukuman bagi timnya.

"Kami mendapatkan dua peluang membentur mistar dan penalti yang sentuhannya tidak keras [soft penalty]. Kami sedikit kurang beruntung. Kami sudah bermain dengan benar malam ini, tetapi inilah hasilnya," ujar Herdman.

Selain itu, dia mengapresiasi kemampuan timnya dalam menekan Bulgaria sepanjang pertandingan. Timnas Indonesia dinilai mampu mengontrol permainan hingga memasuki area sepertiga akhir lapangan.

"Kami bisa bermain hingga sepertiga akhir lapangan. Kami bermain melawan Bulgaria, tim Eropa yang memiliki tradisi. Kami mengontrol permainan hingga sepertiga akhir lapangan," terangnya.

Herdman juga memberi perhatian pada pemain muda yang tampil di akhir laga seperti Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas. Dia melihat masih ada ruang besar untuk peningkatan kualitas.

"Dalam 10 menit terakhir, kami memiliki Beckham dan Dony Tri, mereka memiliki sedikit kualitas untuk terus ditingkatkan. Kami akan terus bekerja, kami memiliki kemajuan malam ini. Kami akan terus bekerja," tukasnya.

Setelah FIFA Series 2026, Timnas Indonesia akan kembali fokus menghadapi agenda berikutnya pada Juli hingga Agustus, yaitu ajang Piala AFF. Herdman menargetkan peningkatan performa tim dalam turnamen tersebut.

Topik Menarik