Blak-blakan! Natalius Pigai Tegaskan 2 Anaknya Sekolah di Luar Negeri Tidak Pakai Duit Negara

Blak-blakan! Natalius Pigai Tegaskan 2 Anaknya Sekolah di Luar Negeri Tidak Pakai Duit Negara

Terkini | inews | Minggu, 29 Maret 2026 - 11:45
share

JAKARTA, iNews.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai angkat bicara soal pendidikan dua anaknya di luar negeri. Dia menegaskan, seluruh biaya pendidikan anak-anaknya tidak berasal dari dana pemerintah maupun program beasiswa negara seperti LPDP.

Pernyataan itu disampaikan Natalius Pigai melalui unggahan di akun X pribadinya dan langsung menyita perhatian publik. Dia menyebut, kedua anaknya berhasil menembus institusi pendidikan bergengsi dunia berkat usaha sendiri dan dukungan keluarga, bukan fasilitas negara.

"Dua anak saya sekolah tanpa biaya pemerintah, tanpa LPDP seperti kebanyakan anak pejabat," tegas Pigai, dikutip Minggu (29/3/2026). 

Natalius Pigai dan dua anaknya yang sekolah di luar negeri. (Foto: X)

Pigai menjelaskan, putrinya, Putri Papuana Melanesiani Pigai, baru saja menyelesaikan pendidikan di sekolah kuliner ternama dunia, Le Cordon Bleu yang berbasis di Eropa. Sebelumnya, sang putri juga sempat mengenyam pendidikan di Amerika Serikat.

Sementara itu, putranya, Putra Pigai, kini tengah menempuh studi sarjana (S1) di University of Tokyo, salah satu kampus paling bergengsi dan kompetitif di Jepang. Pigai menyebut, keberhasilan anaknya menembus universitas tersebut menjadi sorotan, bahkan di lingkungan Kedutaan Besar RI di Tokyo.

"Masuk S1 di Today lewat jalur ujian nasional Jepang itu sangat sulit, apalagi untuk mahasiswa internasional," ungkapnya.

Tak hanya soal pendidikan, Pigai juga mengungkap sisi lain kehidupannya sebagai pejabat negara. Dia mengaku saat ini tidak memiliki rumah maupun tanah, dan tercatat sebagai salah satu menteri dengan harta kekayaan paling minim.

"Sekarang saya tidak punya rumah dan tanah. Tapi prestasi anak-anak saya bernilai tinggi," katanya.

Pigai juga menekankan, dirinya tidak ingin memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi, termasuk dalam hal pendidikan anak. Bahkan, dia menyebut kedua anaknya tidak mengetahui secara detail pekerjaan sang ayah sebagai menteri.

"Mereka tidak tahu kantor saya, tidak pernah ikut fasilitas. Mereka biasa saja, naik taksi atau bawa motor," ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Pigai mengajak publik untuk melihat pentingnya integritas dan nilai dalam keluarga. Menurutnya, keberhasilan anak tidak lepas dari karakter dan prinsip yang ditanamkan orang tua.

Topik Menarik