Iran Terus Luncurkan Serangan Rudal ke Israel dan Basis Militer AS
JAKARTA, iNews.id – Iran melalui Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) kembali melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Serangan yang terjadi pada Jumat (13/3) waktu setempat itu disebut sebagai gelombang serangan ke-44.
IRGC menembakkan sejumlah rudal balistik dan hipersonik yang diklaim memiliki daya hancur tinggi. Serangan tersebut menjadi bagian dari eskalasi konflik yang terus memanas di kawasan tersebut.
Beberapa rudal yang diluncurkan antara lain rudal hipersonik Fattah, Khorramshahr, dan Kheiber Shekan. Selain itu, Iran juga menembakkan rudal balistik jenis Imad dan Qadr.
Rudal-rudal tersebut dilaporkan menghujani sejumlah titik wilayah di utara Israel. Beberapa kota yang menjadi sasaran antara lain Kiryat Shmona, Haifa, dan Hadera.
Selain wilayah Israel, IRGC juga mengklaim serangan diarahkan ke sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Namun hingga kini belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan atau korban akibat serangan tersebut.
Iran menyatakan serangan ini merupakan lanjutan dari operasi militer yang mereka sebut sebagai Operation True Promise 4. Operasi tersebut diklaim sebagai respons terhadap berbagai serangan yang terjadi sebelumnya di kawasan.
Dalam kampanye militer sebelumnya, Iran mengklaim telah menghantam sejumlah target militer Israel di Tel Aviv, Eilat, serta wilayah barat Al-Quds (Jerusalem).
Hingga saat ini, pihak Israel belum memberikan keterangan resmi terkait klaim serangan terbaru tersebut. Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah pun dilaporkan masih terus memanas.










