Deteksi Dini Kesehatan Ginjal Bisa Lewat CKG, Gratis!
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong masyarakat untuk melakukan deteksi dini atau skrining kesehatan ginjal. Terlebih, sekarang skrining ginjal bisa dilakukan secara gratis melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Disampaikan Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni, skrining kesehatan ginjal bisa dilakukan lewat CKG. Fasilitas publik ini bisa dimanfaatkan oleh siapa pun.
"Kami sudah masukkan skrining terkait dengan ginjal di pemeriksaan CKG. Cek Kesehatan Gratis ini salah satu program quick win terbaik dari Presiden Prabowo Subianto," kata Andi dalam acara konferensi pers World Kidney Day 2026 yang diinisiasi Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), Rabu (11/3/2026).
Andi menjelaskan, CKG bisa diakses di puskesmas. Jika hasil skrining menunjukkan adanya masalah ginjal, bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan lanjutan, dan dapat menggunakan BPJS Kesehatan.
Lebih lanjut, Ketua Umum Pengurus Besar PERNEFRI dr Pringgodigdo Nugroho, SpPD-KGH menerangkan bahwa ada beberapa kelompok masyarakat yang disarankan segera melakukan deteksi dini kesehatan ginjal. Siapa saja mereka?
"Penderita diabetes, penderita hipertensi, orang dengan riwayat keluarga penyakit ginjal, usia di atas 60 tahun, penderita penyakit autoimun, dan penderita obesitas atau gaya hidup tidak sehat," ungkap dr Pringgodigdo.
Di kesempatan yang sama, dr Pringgodigo menegaskan bahwa obat hipertensi tidak akan memperburuk kesehatan ginjal. Malah, ketika hipertensi tidak terkendali, itu dapat memperburuk kondisi ginjal.
"Masih banyak kepercayaan di masyarakat, obat hipertensi menyebabkan gangguan ginjal. Itu hoaks. Malah, kalau hipertensi tidak terkendali, masalah ginjal bisa terjadi," ujarnya.
Menjadi pertanyaan sekarang, apa saja yang dilakukan ketika skrining ginjal?
Pada program CKG, pemeriksaan dini atau skrining ginjal dilakukan dengan pemeriksaan darah dan urine. Dari sampel tersebut, pihak laboratorium akan mengukur fungsi ginjal, tekanan darah, dan kadar gula darah.
Sebelum melakukan skrining kesehatan ginjal, umumnya akan disarankan puasa 8-10 jam sebelum pemeriksaan. Hanya boleh minum air putih.










