Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan

Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan

Terkini | inews | Selasa, 10 Maret 2026 - 11:53
share

KARACHI, iNews.id - Pakistan mengumumkan beberapa kebijakan untuk menghemat bahan bakar mimyak (BBM) dan energi terkait dampak perang di Timur Tengah. Beberapa negara lain juga telah dan akan menerapkan kebijakan penghematan seperti Filipina, Myanmar, dan Bangladesh.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan, sekolah-sekolah akan diliburkan selama 2 minggu mulai pekan depan. Sementara itu kampus-kampus akan menggelar perkuliahan menjadi online guna mengurangi perjalanan. Pemerintah juga menerapkan work from home (WFH) bagi karyawan perkantoran.

Langkah tersebut, selain untuk menghemat listrik, juga mengurangi penggunaan BBM serta pengeluaran pemerintah.

Pakistan akan memangkas penggunaan BBM di seluruh lembaga pemerintah serta mengalihkan beberapa layanan publik menjadi online.

Institusi pemerintah akan memangkas tunjangan BBM sebesar 50 persen selama 2 bulan. Selain itu, 60 persen kendaraan dinas, tidak termasuk bus dan ambulans, dikandangkan.

Sharif juga mengatakan, hanya 50 persen staf yang akan bekerja di kantor, kecuali untuk layanan penting. Sementara kantor-kantor pemerintah akan beroperasi 4 hari seminggu.

Pemerintah juga akan memangkas pengeluaran setiap departemen sebesar 20 persen, melarang pembelian kendaraan, pendingin udara, furnitur, serta membatasi perjalanan luar negeri bagi para menteri dan pejabat.

Perang AS-Israel versus Iran mengganggu pasokan energi, mendorong kenaikan tajam harga bahan bakar. Pakistan mengimpor sebagian besar kebutuhan energi.

"Untuk menstabilkan ekonomi, kami telah mengambil keputusan yang sulit," kata Sharif, dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, Senin (9/3/2026).

Dia menambahkan, pemerintah juga berusaha meminimalkan beban masyarakat meski tak memegang kendali atas penetapan harga bahan bakar global.

Pakistan pekan lalu menaikkan harga BBM jenis bensin dan solar sebesar 55 rupee per liter, kenaikan terbesar yang pernah tercatat, setelah pasar minyak global melonjak akibat konflik Timur Tengah.

Topik Menarik