AS Klaim Hancurkan 80 Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengklaim telah menghancurkan sekitar 80 persen peluncur rudal Iran dalam operasi militernya. Namun di saat yang sama, serangan Iran ke Israel justru dilaporkan semakin ganas dan intens.
Presiden AS Donald Trump mengatakan, operasi militer terhadap Iran, Operasi Epic Fury, berjalan dengan lancar dan bahkan berpotensi segera selesai.
Dalam pidatonya kepada anggota Kongres dari Partai Republik, Trump mengklaim militer AS telah menghancurkan sekitar 80 persen peluncur rudal Iran, sehingga kemampuan serangan negara itu disebut menjadi sangat kecil.
“Sebagian besar rudal-rudal telah dilumpuhkan, drone telah dilumpuhkan, dan kita menyerang tempat mereka membuat drone,” kata Trump, seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (10/3/2026).
Meski demikian, klaim tersebut dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan. Iran terus melancarkan serangan rudal dan drone ke Israel, bahkan dengan intensitas yang meningkat dibanding sebelumnya.
Roy Suryo cs Jalani Sidang Perdana Gugatan ke MK, Merasa Dikriminalisasi dari Kasus Ijazah Jokowi
Selain itu, serangan terhadap pangkalan militer AS di kawasan Teluk juga dilaporkan semakin sering terjadi.
Trump juga mengungkapkan percakapannya dengan seorang pejabat militer terkait operasi tersebut. Dalam percakapan itu, dia mengklaim militer AS telah menenggelamkan 46 kapal perang Iran kelas atas hanya dalam waktu sekitar 3,5 hari.
“Kita bisa saja menggunakannya. Mengapa kita menenggelamkannya? Dia mengatakan, ‘Lebih menyenangkan menenggelamkannya’,” ujar Trump menirukan ucapan pejabat militer yang identitasnya tidak disebutkan.
Trump juga sesumbar, kekuatan militer AS yang sangat kuat menjadi faktor utama yang membuat operasi terhadap Iran dapat segera mencapai tujuannya.










