2 Konfederasi Buruh Temui Dasco, Tegaskan Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo

2 Konfederasi Buruh Temui Dasco, Tegaskan Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo

Berita Utama | inews | Selasa, 3 Maret 2026 - 18:54
share

JAKARTA, iNews.id - Kelompok buruh memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Hal ini disampaikan usai dua konfederasi buruh, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Selasa (3/3/2026).

Serikat buruh menyampaikan komitmen mendukung penuh seluruh program pemerintah yang dinilai berpihak kepada rakyat. Sikap itu muncul setelah dialog langsung di Gedung DPR.

Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal agenda pemerintah, termasuk berbagai pembahasan legislasi yang berkaitan langsung dengan kepentingan buruh.

“Kami akan tetap mendukung program, semua program Pak Presiden, dan juga mendukung pemerintah apalagi sekarang ini kan banyak sekali yang kami minta dari pemerintah tentang undang-undang, tentang reaktivasi PBI juga, dan inilah yang kami banggakan dari beliau yang memang menyiapkan waktu buat kami,” ucap Elly di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Elly juga berharap Presiden Prabowo kembali hadir dalam peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026 mendatang. Dia menilai, kehadiran Kepala Negara memiliki arti penting bagi gerakan buruh.

“Dan hal yang paling baik sekali adalah ketika Pak Presiden masih bersama-sama dengan kami di perayaan May Day nanti jadi kita akan bertemu lagi di 1 Mei,” tuturnya.

Senada, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menegaskan dukungan serupa. Dia menyampaikan, KSPSI bersama KSBSI dan KSPI yang dipimpin Said Iqbal berkomitmen mengawal penuh kebijakan Presiden.

“Kami KSPSI, KSBSI juga tentu bersama KSPI Said Iqbal menyampaikan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto untuk tetap teguh melaksanakan semua program yang pro-rakyat. Dan kami yakin betul Pak Presiden mempunyai keberpihakan sangat-sangat kuat,” ucap Andi Gani.

Dia menilai, keberpihakan Prabowo terlihat dari kesediaannya hadir dalam peringatan May Day. Menurutnya, momen tersebut mencatat sejarah baru dalam gerakan buruh nasional.

“Karena pertama kali dalam sejarah gerakan buruh, beliaulah yang pertama kali mau hadir dalam acara May Day dan akan dilanjutkan tahun ini. Dan kami tentu akan tetap mendukung dan menjaga beliau. Itu janji kami dari konfederasi-konfederasi buruh besar,” tuturnya.

Andi Gani menuturkan, Presiden Prabowo juga menyatakan kesiapan meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur pada 2 Mei 2026. Peresmian itu direncanakan sehari setelah peringatan May Day di Monas.

“Tadi kami juga mengundang Bapak Prabowo, May Day akan tetap diadakan rencananya di Monas. Lalu tanggal 2 Mei, Bapak Presiden berkenan akan meresmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur,” katanya.

Selain agenda resmi, dia mengungkap komunikasi antara Presiden Prabowo dan kalangan buruh berlangsung terbuka dan informal. Dia menyebut pola komunikasi tersebut membuat aspirasi buruh lebih cepat ditindaklanjuti.

“Dan sangat egaliter. Jadi kami bisa menyampaikan secara terbuka dan banyak publik yang tidak tahu bahwa kami melakukan komunikasi langsung dalam menjaga masalah dan beliau merespons dengan sungguh sangat cepat dan penuh perhatian terhadap buruh Indonesia,” ujarnya.

Topik Menarik