Masih Ada Peserta PBI BPJS Nonaktif, Cak Imin: Ekonominya Sudah Meningkat
JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengungkapkan masih ada peserta PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Ia menjelaskan hal itu karena kondisi ekonomi sudah meningkat.
"Masih ada yang dinonaktifkan. Ini harus ada penjelasan bahwa penonaktifan itu karena masih ada yang tidak berhak menerima karena sudah maju atau sudah ekonominya meningkat," ujar dia usai rapat bersama dengan Kemensos dan BPS di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Senin (16/2/2026).
Sedangkan, penderita penyakit katastropik yang kepesertaan PBI-nya dinonaktifkan berarti tidak lagi masuk dalam kriteria penerima bantuan.
"Dinonaktifkan dalam kerangka agar penerima bantuan iuran ini tepat sasaran, yaitu penerima bantuan iuran pada Desil 1 sampai 5," ungkapnya.
Dia menambahkan, peserta BPJS PBI jumlahnya sekitar 152 juta atau 52 persen dari seluruh penduduk Indonesia. Jumlah ini masih terus dimutakhirkan agar bantuan bisa tepat sasaran.
Sementara itu, sebanyak 106.000 peserta sudah kembali aktif. Mereka adalah masyarakat yang menderita penyakit katastropik.
"Insyaallah yang mengalami gangguan kesehatan katastropik, sekitar 106 ribuan orang sudah aktif lagi," kata Cak Imin.









