Purwodadi Lumpuh Diterjang Banjir 50 Cm, Jalur Grobogan-Solo Macet Parah

Purwodadi Lumpuh Diterjang Banjir 50 Cm, Jalur Grobogan-Solo Macet Parah

Nasional | inews | Senin, 16 Februari 2026 - 16:24
share

GROBOGAN, iNews.id - Kota Purwodadi lumpuh setelah terendam banjir setinggi 20 hingga 50 sentimeter, Senin (16/2/2026). Hujan deras yang mengguyur sejak Minggu (15/2/2026) malam hingga Senin (16/2/2026) pagi membuat sejumlah ruas jalan utama tergenang.

Banjir di Kota Purwodadi menyebabkan kemacetan panjang kendaraan roda empat maupun roda dua. Kondisi terparah terjadi di jalur Grobogan-Solo yang dipadati kendaraan dari dua arah.

Sejumlah akses jalan utama terpaksa ditutup karena genangan cukup tinggi. Polisi kemudian menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan.

KBO Satlantas Polres Grobogan Iptu Agus Salim mengatakan, kawasan bundaran Simpang Lima Purwodadi menjadi salah satu titik terdampak paling parah.

"Dampak banjir di Kota Purwodadi, bundaran simpang lima terendam secara keseluruhan, ketinggian 20-30 cm," ujarnya, (16/2/2026).

Dia menjelaskan rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menempatkan personel di sejumlah titik rawan genangan.

"Rekayasa lalu lintas yang dilakukan dengan menempatkan personel di titik terendam banjir dan pertigaan," katanya.

Seluruh kendaraan roda empat dialihkan memutar ke arah Lingkar Utara Purwodadi untuk menghindari banjir.

"Kami juga bantu evakuasi motor yang mogok terendam banjir dengan menggunakan kendaraan towing," ucapnya.

Sejumlah pengendara motor yang nekat melintas akhirnya mogok di tengah genangan. Truk towing dan mobil patroli dikerahkan untuk mengevakuasi kendaraan yang terjebak bersama pengendaranya.

Selain melumpuhkan arus lalu lintas, banjir di Kota Purwodadi juga mengganggu aktivitas instansi pemerintah. Beberapa puskesmas, sekolah dan pertokoan di sepanjang ruko jalan utama tidak dapat beroperasi normal.

Hingga kini, petugas masih bersiaga di sejumlah titik genangan. Diharapkan air segera surut agar aktivitas masyarakat di Kota Purwodadi kembali berjalan normal.

Topik Menarik