Israel dan RI Ada di Board of Peace, Kemlu: Bukan Normalisasi Hubungan

Israel dan RI Ada di Board of Peace, Kemlu: Bukan Normalisasi Hubungan

Terkini | inews | Jum'at, 13 Februari 2026 - 02:01
share

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bukan bentuk normalisasi hubungan dengan Israel. Penegasan ini disampaikan menyusul bergabungnya Israel dalam forum bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tersebut, yang juga diikuti Indonesia.

Juru Bicara Kemlu Vahd Nabyl Achmad Mulachela menekankan, partisipasi Indonesia di BoP tidak dapat dimaknai sebagai legitimasi terhadap kebijakan negara mana pun, termasuk Israel.

"Kehadiran Indonesia di Board of Peace (BoP) tidak dimaknai sebagai normalisasi hubungan politik dengan pihak mana pun, atau sebagai legitimasi terhadap kebijakan negara mana pun," kata Nabyl dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Menurut Nabyl, keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut didasarkan pada mandat stabilisasi, perlindungan warga sipil, bantuan kemanusiaan, serta rekonstruksi Gaza di Palestina, sebagaimana diatur dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025).

"Keanggotaan negara mana pun dalam BoP tidak mengubah posisi prinsip tersebut," katanya.

Dia menegaskan, di BoP maupun forum internasional lainnya, Indonesia secara konsisten menuntut penghentian kekerasan terhadap warga sipil dan mengecam pelanggaran hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional yang terjadi di Gaza. Indonesia juga terus mendorong akses bantuan kemanusiaan serta realisasi solusi dua negara.

Nabyl menjelaskan, dalam konteks tersebut Indonesia memandang penting keterlibatan para pihak yang berkonflik sebagai bagian dari proses menuju perdamaian.

"Indonesia oleh karenanya akan memanfaatkan keanggotaan di BoP untuk juga aktif mendorong keterlibatan otoritas Palestina dan memastikan seluruh proses tetap berorientasi pada kepentingan Palestina dan menghormati hak-hak dasar rakyat Palestina, serta mendorong terwujudnya solusi dua negara," katanya.

Sebelumnya, Israel dipastikan bergabung dengan Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang tengah berada di Washington DC menyampaikan hal itu setelah bertemu Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Rabu (11/2/2026).

Netanyahu mengunggah di media sosial X bahwa dirinya telah menandatangani dokumen yang memastikan keanggotaan Israel di Dewan Perdamaian.

Topik Menarik