Fabio Quartararo Ungkap Mesin V4 Yamaha Masih Jauh dari Rival di MotoGP 2026
SEPANG, iNews.id - Fabio Quartararo menegaskan mesin V4 Yamaha Monster Energy masih tertinggal jauh dari para pesaing setelah tes pramusim MotoGP di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Meski turun dua hari saat shakedown dan tampil di hari pertama tes resmi, juara MotoGP 2021 itu menilai perkembangan motor belum cukup untuk menyaingi dominasi para rival di lintasan. Quartararo menyebut jarak performa Yamaha dengan pabrikan lain masih signifikan.
Situasi makin rumit karena kendala teknis membuat garasi Yamaha tertutup pada hari kedua. Quartararo juga harus menahan nyeri akibat cedera patah jari, sehingga persiapannya tidak maksimal.
Pada hari pertama, dia hanya mampu finis di posisi kesembilan dengan selisih 0,851 detik dari Marc Marquez yang mencatatkan waktu terbaik. Fakta ini menegaskan performa Yamaha belum bisa bersaing di level atas.
"Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya percaya diri karena kita melihat betapa besarnya kami menderita, kita melihat bahwa catatan waktu kami tidak terlalu bagus," ujar Quartararo dikutip dari Crash, Rabu (11/2/2026).
Ogah Tiru Setelan Marc Marquez di MotoGP 2025, Fabio Di Giannantonio: Saya Bisa Finis Terakhir
Meski demikian, Quartararo menegaskan fokusnya tetap sederhana: memaksimalkan kemampuan motor dalam kondisi apa pun. Baginya, posisi start di grid bukan prioritas selama tim menunjukkan progres teknis.
Quartararo membantah isu performa kurang maksimal akibat adaptasi dari mesin Inline4 ke V4. Menurut dia, perubahan gaya balap sudah dipahami, namun paket teknis Yamaha belum setara dengan para rival. Masih ada sektor penting yang harus diperbaiki, termasuk menikung, traksi, elektronik, daya cengkeram, dan tenaga.
"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama pada saat menikung, traksi, elektronik, daya cengkeram, hingga tenaga. Jadi ada banyak hal yang harus disesuaikan," jelas Quartararo.
Kecepatan rival terlihat impresif sejak hari pertama. Sementara tim lain menemukan ritme lebih cepat, Yamaha masih berjuang mencari keseimbangan optimal. Hal ini tercermin dari hasil Alex Rins yang finis ke-14 pada hari terakhir, sementara data sektor menunjukkan Quartararo kompetitif di awal lintasan tetapi kehilangan waktu di tiga sektor berikutnya.
"Jadi kami tahu di mana posisi kami, kami tahu bahwa kami sangat jauh, tetapi kami harus menerimanya dan bekerja keras adalah satu-satunya hal yang bisa kami lakukan," tutur Quartararo.
Pekerjaan besar menanti tim Yamaha sebelum tes berikutnya di Buriram, Thailand, pada 21-22 Februari 2026. Publik MotoGP kini menanti apakah Yamaha mampu memangkas jarak dengan rival atau justru semakin terjebak di papan tengah musim ini.










