Dirtek PSSI Alexander Zwiers dan Simon Tahamata Pantau Timnas Indonesia U-17 vs China usai Kekalahan 0-7

Dirtek PSSI Alexander Zwiers dan Simon Tahamata Pantau Timnas Indonesia U-17 vs China usai Kekalahan 0-7

Olahraga | inews | Rabu, 11 Februari 2026 - 19:30
share

TANGERANG, iNews.id – Direktur Teknik (dirtek) PSSI Alexander Zwiers dan Kepala Pemandu Bakat Sepak Bola Indonesia Simon Tahamata memantau langsung laga Timnas Indonesia U-17 vs China di Stadion Indomilk Arena, Rabu (11/2/2026) pukul 18.30 WIB. Kehadiran dua sosok penting PSSI itu menjadi sorotan setelah pertemuan pertama berakhir dengan kekalahan telak 0-7.

Laga tersebut merupakan uji coba internasional kedua antara Timnas Indonesia U-17 dan China. Pada pekan sebelumnya, Skuad Garuda Muda tumbang dengan skor 0-7 dalam pertemuan pertama.

Berdasarkan pantauan iNews Media Group, Alexander Zwiers dan Simon Tahamata menyaksikan pertandingan dari tribun VIP. Mereka hadir bersama Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dan Exco PSSI Erawan.

Kehadiran jajaran teknis PSSI menunjukkan perhatian serius terhadap perkembangan Timnas Indonesia U-17. Evaluasi performa menjadi fokus utama setelah hasil kurang maksimal di laga sebelumnya.

Uji coba melawan China menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Piala AFF U-17 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11-23 April 2026 di Indonesia.


Fokus Menuju Piala AFF U-17 dan Piala Asia U-17

Piala AFF U-17 menjadi ajang penting bagi tim asuhan Nova Arianto. Kompetisi itu diproyeksikan sebagai pemanasan sebelum tampil di Piala Asia U-17 2026.

Piala Asia U-17 akan digelar di Arab Saudi pada 30 April hingga 17 Mei 2026. Ajang tersebut mempertemukan tim-tim terbaik Asia di level usia muda.

Timnas Indonesia U-17 sebelumnya juga berpartisipasi dalam Piala Dunia U-17 2025. Namun langkah mereka terhenti di fase grup.

Serangkaian uji coba internasional dilakukan untuk meningkatkan kualitas permainan. Laga melawan China menjadi salah satu tolok ukur kesiapan tim.

Pantauan langsung dari Alexander Zwiers dan Simon Tahamata memberi sinyal adanya evaluasi menyeluruh. Peran Direktur Teknik dan Kepala Pemandu Bakat sangat penting dalam proses pembinaan jangka panjang.

Dengan jadwal padat pada April hingga Mei 2026, Timnas Indonesia U-17 membutuhkan peningkatan konsistensi. Hasil uji coba diharapkan memberi gambaran jelas sebelum menghadapi kompetisi resmi.

Topik Menarik