Eddie Howe Buka Suara soal Isu Pemecatan Dirinya di Newcastle United

Eddie Howe Buka Suara soal Isu Pemecatan Dirinya di Newcastle United

Olahraga | inews | Selasa, 10 Februari 2026 - 12:00
share

NEWCASTLE, iNews.id – Eddie Howe angkat bicara terkait isu masa depannya di Newcastle United jelang laga tandang melawan Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris 2025-2026, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB. Tekanan terhadap sang pelatih meningkat setelah performa tim menurun dan posisi Newcastle terperosok di papan tengah klasemen.

Newcastle baru saja menelan kekalahan 2-3 dari Brentford pada Sabtu malam. Hasil tersebut membuat The Magpies berada di peringkat ke-12 Premier League, tertinggal 10 poin dari lima besar dengan 13 pertandingan tersisa.

Kekalahan itu memicu kekecewaan sebagian suporter yang melayangkan siulan seusai laga. Situasi tersebut memunculkan spekulasi soal masa depan Eddie Howe di St James’ Park.

Howe merespons situasi itu dengan sikap terbuka. Dia menegaskan selalu berusaha jujur dalam menilai performa tim, baik saat hasil positif maupun negatif.

“Saya selalu mencoba jujur, baik saat kami bermain bagus maupun buruk, dan memberi umpan balik yang jujur kepada kalian, saya pikir itu penting,” kata Howe, dikutip dari Newcastle World.

Dia mengakui rasa kecewa usai laga melawan Brentford. Menurut dia, hasil tersebut tidak mencerminkan harapan klub dan suporter.

“Saya sangat kecewa pada Sabtu dengan hasilnya. Kami mencoba mengambil tanggung jawab atas itu dan sekarang fokus ke masa depan, mudah-mudahan sesi latihan hari ini berjalan baik dan laga besar menanti besok,” lanjut dia.


Howe Tegaskan Masih Orang yang Tepat

Eddie Howe menilai tekanan merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai pelatih. Dia menyebut situasi sulit justru menuntut kepemimpinan yang lebih kuat.

“Tidak ada keraguan di pikiran saya. Jika ada, saya tidak akan duduk di sini,” ujar Howe.

Dia menegaskan tidak akan pernah menempatkan kepentingan pribadi di atas klub. Howe menyebut dirinya akan mundur jika merasa bukan sosok yang tepat untuk memimpin tim.

“Saya tidak akan pernah menempatkan diri saya di atas klub. Jika saya merasa bukan orang yang tepat untuk membawa tim ini maju, saya akan menyingkir dan membiarkan orang lain melakukannya,” ucap dia.

Howe juga menepis anggapan pemain kehilangan semangat bertanding. Menurut dia, komitmen skuad tetap tinggi meski hasil belum sesuai harapan.

“Saya akan membela para pemain. Saya melihat persiapan mereka setiap hari dan saya tahu mereka peduli,” tutur Howe.

Pelatih berusia 47 tahun itu menilai masalah utama Newcastle terletak pada pertahanan dan ketajaman di lini depan. Dua aspek tersebut dinilai saling berkaitan dan berdampak langsung pada hasil.

“Kami harus bertahan lebih baik dan lebih klinis. Kami tidak cukup solid di belakang dan tidak cukup tajam di depan, kombinasi yang buruk,” ujar dia.

Howe menutup pernyataannya dengan menegaskan fokus penuh pada laga melawan Tottenham. Dia percaya momentum bisa berubah cepat jika tim mampu merespons tekanan dengan tepat.

“Momentum bisa berubah sangat cepat. Kami harus mengubahnya dan dunia bisa terlihat sangat berbeda hanya dalam beberapa pertandingan,” pungkas Howe.

Topik Menarik