Pemain Futsal Indonesia Berpeluang Abroad ke Spanyol, Bos Klub Terbaik Dunia Turun Tangan
JAKARTA, iNews.id – Pemain futsal Indonesia berpeluang besar berkarier di Liga Spanyol setelah Presiden klub terbaik dunia AE Palma, Jose Tirado, resmi terlibat langsung dalam pengembangan kompetisi futsal nasional.
Keterlibatan figur kunci dari ekosistem futsal Spanyol ini terjadi lewat kerja sama antara PT Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) dan Jose Tirado yang diumumkan di MNC Conference Hall, Jakarta, Senin (9/2/2026). Dia akan menjalankan peran sebagai penasihat strategis liga futsal Indonesia.
Jalur Spanyol Mulai Terbuka untuk Talenta Indonesia
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar menilai momentum ini membuka jalur nyata bagi pemain Tanah Air menuju kompetisi elite dunia. Dia menyebut pengalaman dan jaringan Jose Tirado memberi nilai strategis yang belum pernah dimiliki futsal Indonesia sebelumnya.
“Dari kacamata federasi, kami optimis dengan adanya nama besar, yaitu owner dari klub Palma yang sekarang adalah klub terbaik dunia, maka Futsal Indonesia semakin dilirik. Nanti hasil konkritnya apa? Tentu kita dapat banyak masukan yang berharga supaya kita bisa mengembangkan kualitas dan juga standar liga kita dan klub-klub kita,” kata Michael kepada wartawan termasuk iNews Media Group, Senin (9/2/2026).
Michael menegaskan kerja sama ini tidak hanya berfokus pada manajemen kompetisi. Jose Tirado juga menunjukkan ketertarikan langsung memantau perkembangan pemain muda Indonesia.
“Tadi Jose juga menyampaikan ke saya bahwa beliau tertarik untuk melihat, mencari tahu, dan menarik talenta-talenta muda dari Indonesia untuk bisa bermain di klub-klub Spanyol. Karena beliau kenal dengan semua owner klub Spanyol, termasuk klubnya sendiri yaitu Palma,” terang Michael.
Ketertarikan tersebut menjadi sinyal konkret bagi pemain Indonesia. Michael menilai proses menuju Spanyol membutuhkan waktu, namun arah pengembangan sudah jelas dan terukur.
“Jadi harapan kita mungkin tahun depan, mungkin dua tahun dari sekarang, tapi akan tiba saatnya bahkan pemain-pemain Indonesia bisa abroad ke Spanyol,” sambungnya.
Michael menyebut keberhasilan mengirim pemain ke Spanyol akan menjadi lompatan besar futsal nasional. Liga Spanyol dikenal sebagai pusat futsal dunia dengan kualitas teknis dan taktik tertinggi.
Dia mencontohkan Brasil sebagai negara terkuat futsal dunia yang banyak mengirim pemain tim nasionalnya ke klub-klub Spanyol. Menurut dia, jalur serupa bisa dibangun Indonesia lewat peningkatan standar liga domestik.
“Dan kalau teman-teman lihat Brasil, yang sekarang ini negara paling kuat di dunia kalau bicara soal futsal, pemain-pemain Brasil itu—pemain Timnas Brasil—itu kebanyakan mainnya di mana? Di Liga Spanyol. Jadi saya punya impian bahwa ke depan, pemain Timnas Indonesia juga akan banyak yang akan bisa bermain juga di klub-klub di Spanyol,” pungkas Michael.
Kolaborasi ini menempatkan pengembangan pemain sebagai prioritas utama. FFI dan PT KFI kini memiliki pintu langsung ke ekosistem futsal Spanyol yang selama ini menjadi kiblat dunia.










