Hasil Survei Indikator: TNI Masih Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, MK Masuk 5 Besar
JAKARTA, iNews.id - Tingkat kepercayaan publik terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih menjadi yang paling tinggi, meski turun sedikit. Sementara, lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cenderung naik.
Hal ini diketahui berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia teranyar yang dirilis secara daring pada, Minggu (8/2/2026). Dalam survei itu, TNI masih menduduki puncak klasemen, meskipun tingkat kepercayaan publik cenderung menurun.
"Nah, kalau dari data ini, yang paling tinggi tingkat trust-nya itu adalah TNI ya. Jadi ada total 93 persen yang sangat percaya atau cukup percaya terhadap TNI. Nah, sebenarnya agak sedikit turunnya trust terhadap TNI ini, meskipun masih di atas 90 persen," ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei.
Merujuk data hasil survei itu, tingkat kepercayaan publik pada TNI pada 20-27 Oktober 2025 sebesar 94 persen. Sementara dalam survei 15-21Januari 2026, tingkat kepercayaan TNI menjadi 93 persen.
"Jadi ada sedikit penurunan dan karenanya perlu TNI melakukan koreksi ya supaya tidak terlalu masuk ke urusan sipil ya," tuturnya.
Menurutnya, turunnya tingkat kepercayaan publik ini akibat luasnya peran TNI yang tak lagi fokus ke pertahanan negara. Dia menilai, luasnya peran ini bisa timbulkan gesekan dengan masyarakat sipil.
"Mungkin perlu dievaluasi ya berkaitan dengan indikasi TNI yang perannya makin luas ya, bukan hanya di luar masalah pertahanan ya. Kan sudah ada indikasi TNI masuk ke MBG, masuk ke Koperasi Merah Putih, dan seterusnya ya," ucap Burhanuddin.
"Semakin TNI ikut terlibat urusan non-pertahanan ya, kemungkinan berinteraksi dengan masyarakat semakin besar dan kemungkinan munculnya gesekan juga semakin meningkat ya. Meskipun lagi-lagi masih di atas 90 persen. Tapi kita pernah survei terhadap TNI di atas 95 persen ya," kata dia.
Lebih lanjut, Burhanuddin memaparkan presentase tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga Presiden sebesar 91 persen. Di bawahnya, ada Kejaksaan RI yang memperoleh 80 persen; MK 75 persen; Pengadilan 74 persen dan KPK sebesar 72 persen.
"KPK ada sedikit kenaikan ya dibanding trust terhadap KPK di survei sebelumnya," ujarnya.
Dari hasil survei Indikator pada 20-27 Oktober 2025, tingkat kepercayaan terhadap KPK hanya 69 persen. Angka itu naik hingga 72 persen dari survei 15-21Januari 2026.
"Yang masih belum beranjak dari ranking bawah ya, antara partai politik dan DPR. Bukan hal baru ya," ucapnya.
Sebagai informasi, Indikator Politik Indonesia menggelar survei pada 15-21 Januari 2026. Survei ini, melibatkan 1.220 responden yang merupakan WNI minimal berumur 17 tahun.
Proses pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara secara langsung. Adapun tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen dengan margin of error sekitar 2,9 persen.








