Kapal Tanker Rusia Diserbu dan Disita Amerika, Ini Tanggapan Keras Moskow

Kapal Tanker Rusia Diserbu dan Disita Amerika, Ini Tanggapan Keras Moskow

Terkini | inews | Kamis, 8 Januari 2026 - 20:04
share

MOSKOW, iNews.id - Pemerintah Rusia mengungkapkan keprihatinan serius atas penyitaan terhadap kapal tanker Marinera oleh militer Amerika Serikat, Rabu (7/1/2026). Marinera disita oleh Penjaga Pantai dan militer AS di Samudera Atlantik, dekat perairan Islandia.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia menyebut penyitaan itu sebagai tindakan militer ilegal. 

"Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan keprihatinan serius atas penggunaan kekuatan ilegal yang dilakukan pasukan AS terhadap kapal tanker minyak Marinera pada 7 Januari," bunyi pernyataan Kemlu Rusia, Kamis (8/1/2026).

Menurut Kemlu, otoritasnya berulang kali menyampaikan kepada pihak berwenang AS, termasuk melalui saluran diplomatik, mengenai kepemilikan Rusia atas kapal tersebut dan status sipilnya untuk misi damai.

Rusia mendesak AS agar mematuhi norma dan prinsip dasar navigasi maritim internasional serta menghentikan tindakan ilegal terhadap Marinera dan kapal-kapal lain yang melakukan aktivitas sah di laut lepas. 

Rusia juga menuntut AS memastikan perlakuan yang bermartabat terhadap para kru Marinera warga Rusia.

Disebutkan, penyerbuan terhadap kapal sipil oleh personel militer AS di laut lepas yang dilanjutkan dengan penyitaan hingga penangkapan para kru, merupakan pelanggaran paling serius terhadap prinsip dan norma dasar hukum maritim internasional, serta kebebasan navigasi.

"Penyerbuan dan penyitaan Marinera oleh militer AS merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip dasar hukum maritim internasional," demikian isi pernyataan.

Komando Eropa AS (Eucom) berdalih kapal tanker Marinera disita karena memiliki hubungan dengan embargo minyak Venezuela. Kapal tersebut telah dibuntuti selama 2 minggu oleh kapal selam AS. Upaya pencegatan sebelumnya mendapat perlawanan dari para kru, hingga terjadi penyerbuan pada Rabu.

Topik Menarik