Chiki Fawzi Akui Tidak Tes Seleksi Resmi Petugas Haji 2026, tapi Jalur Wamen!

Chiki Fawzi Akui Tidak Tes Seleksi Resmi Petugas Haji 2026, tapi Jalur Wamen!

Gaya Hidup | inews | Minggu, 1 Februari 2026 - 10:38
share

JAKARTA, iNews.id – Figur publik Chiki Fawzi akhirnya angkat bicara terkait kegagalannya menjadi petugas Haji 2026. Dalam pengakuannya, Chiki menyebut dirinya memang tidak pernah mengikuti tes seleksi resmi, karena masuk melalui jalur penunjukan langsung atau PL dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Melalui unggahan di Instagram, Chiki mengungkap awal mula dirinya terlibat dalam proses petugas Haji 2026 bermula dari panggilan langsung yang diterimanya pada 9 Januari 2026. Tawaran tersebut datang dari Kemenhaj dan disebut merupakan arahan tim Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Jadi, kami memang tidak tes,” ujar Chiki, menegaskan bahwa proses yang dijalaninya berbeda dari jalur seleksi umum, dikutip Minggu (1/2/2026).

Chiki menjadi salah satu dari beberapa influencer Islam yang mendapat kesempatan tersebut. Nama-nama lain yang disebut antara lain @ayahkembar, @bratakartasosmita, @indidari, hingga @abdulhakimtop. Mereka ditunjuk untuk menjadi bagian dari petugas Haji 2026 tanpa melalui ujian CAT.

Meski tanpa tes, Chiki mengaku tetap menjalani seluruh tahapan administratif, mulai dari medical check-up, pengumpulan dokumen, hingga pertemuan langsung dengan Wakil Menteri Haji. Ia bahkan menyertakan bukti berupa foto dan video proses tersebut di akun media sosialnya.

Kesempatan ini disambut Chiki dengan penuh antusias. Ia menyebut menjadi petugas Haji merupakan mimpi lamanya yang sempat tertunda beberapa tahun lalu karena kendala administratif saat pendaftaran jalur reguler.

“Aku belum pernah ikut ujian CAT. Bukan tidak lulus,” tegasnya.

Setelah menerima penunjukan, Chiki tetap mengikuti diklat petugas Haji yang dimulai pada 22 Januari 2026. Meski baru kembali dari misi kemanusiaan di Yordania, Palestina, dan Suriah, ia langsung bergabung dan menjalani pelatihan dengan disiplin penuh.

Dalam diklat tersebut, Chiki ditempatkan di TUSI Medical Center Haji (MCH) dengan tugas utama membuat konten seputar kegiatan petugas hingga pelaksanaan Haji. Ia mengklaim seluruh arahan dan batasan yang diberikan atasan telah dipatuhinya.

Namun, situasi berubah drastis pada 26 Januari 2026 malam. Saat mengikuti kelas bahasa Arab, Chiki dipanggil oleh pihak Kemenhaj dan diminta menghentikan diklat serta dipulangkan.

“Kami juga berat, mbak Chiki. Tapi ini arahan dari atasan,” ujar petugas Kemenhaj seperti ditirukan Chiki.

Keputusan tersebut membuat Chiki syok dan merasa terpukul, terlebih karena selama ini ia mendapat banyak umpan balik positif selama diklat berlangsung.

Tak lama setelah itu, Chiki mengunggah video klarifikasi yang menyatakan dirinya batal menjadi petugas Haji 2026. Video tersebut viral dan memicu berbagai reaksi publik.

Chiki menegaskan, pengakuannya disampaikan agar masyarakat memahami kronologi sebenarnya, termasuk fakta bahwa dirinya memang masuk melalui jalur penunjukan langsung dan tidak mengikuti tes seleksi petugas Haji.

Topik Menarik