Kronologi Lengkap Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 di Kampus, Kasusnya Viral di Medsos!
JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial curhatan ibu Keisya Levronka, Levi Leonita Davies, yang menuntut keadilan atas kecelakaan putranya, Lexi Valleno Havlenda. Curhatan ini pun menjadi sorotan publik sekarang.
Kecelakaan yang dialami Lexi ialah jatuh dari lantai 6 di kampusnya. Insiden mengerikan itu terjadi dua tahun silam dan menurut Levi, pihak kampus maupun organisasi hingga sekarang belum bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.
Seperti apa kronologi lengkap kecelakaan yang dialami adik Keisya Levronka tersebut? Simak pembahasan selengkapnya hanya di berita ini.
Kronologi Lengkap Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampusnya
Ibu Keisya menjelaskan kronologi kecelakaan melalui postingan Instagram. Dijelaskan olehnya detail kecelakaan yang menimpa putranya.
Jadi, Levi menjelaskan kalau putranya yang bernama Lexi adalah mahasiswa Hukum di salah satu kampus di Grogol, Jakarta Barat, angkatan 2023. Lexi tercatat juga sebagai anggota organisasi Mahasiswa Hukum Pencinta Alam yang mana organisasi itu dalam naungan kampus.
"Singkatnya, pada April 2024 ananda (Lexi) mengikuti kegiatan latihan Caving, dan kegiatan tersebut dilakukan di gedung kampus. Singkat cerita, pada hari itu juga ananda terjatuh dari lantai 6 gedung kampus dikarenakan pengaitnya terlepas," ujar Levi di Instagram, dikutip Minggu (1/2/2026).
Setelah insiden pengait terlepas, Lexi langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat yang mana rumah sakit itu masih satu yayasan dengan kampus. Sebelum dibawa ke rumah sakit, diberikan penanganan pertama pada Lexi dan menurut Levi itu salah besar.
Sebab, Lexi yang baru jatuh dari lantai 6 dibopong lalu didudukkan di kursi roda dan didorong ke kendaraan (taxi online) dan ditidurkan lagi di kendaraan tersebut.
"Pertanyaannya, kenapa tidak panggil ambulance, sedangkan panggil taxi online pun sama-sama butuh waktu untuk menunggu. Dan kenapa anak saya diangkat dan didudukkan, yang mungkin jika itu tidak dilakukan, cederanya tidak sefatal seperti ini," ungkap Levi.
"Lalu siapa yang bertanggung jawab? Ya, tidak ada. Saling lempar dan janji-jani tak pasti. Bahkan, sampai saat ini dan entah sampai kapan anak saya masih harus kontrol beberapa dokter spesialis, terapi syaraf, dan obat jalan. Sementara dari pihak kampus atau organisasi tidak ada kejelasan," sambungnya.
Levi menjelaskan, telah terjadi dua kali pertemuan dengan pihak kampus, namun tidak ada hasil. Berkali-kali juga dia mencoba menghubungi pihak terkait, namun sampai sekarang tidak ada respons.
Ini juga yang mendasari ibunda Keisya Levronka 'speak up' di Instagram dan mendapat banyak sekali dukungan dari sahabat-sahabat Keisya maupun netizen.
Ibunda Keisya dalam pernyataannya menegaskan bahwa keputusan untuk 'speak up' ini diambil karena sudah lelah menanti pertanggungjawaban dari pihak kampus maupun pihak terkait lainnya. Dia berharap, keadilan akan didapat oleh putranya.
"Apakah salah kalau saya meminta pertanggungjawaban kepada pihak kampus dan organisasinya?" ungkapnya.
Kasus ini pun viral di media sosial. Ziva Magnolya bahkan sampai membagikan ulang seluruh unggahan Levi di X dan menjadi sorotan publik. Kini, netizen menyoroti akun media sosial kampus dan mendesak untuk memberikan pertanggungjawabannya.









