Tragedi Longsor Cisarua Bandung Barat: 25 Tewas dan Puluhan Rumah Tertimbun
BANDUNG BARAT, iNews.id - Bencana longsor dahsyat melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari akibat hujan deras 24 jam nonstop. Hingga Senin (26/1/2026), korban tewas mencapai 25 jiwa, 105 orang masih hilang tertimbun lumpur tebal, sementara 680 warga terpaksa mengungsi.
Gemuruh keras pukul 03.00 WIB memaksa warga panik berlarian menyelamatkan diri. Material tanah, lumpur, dan batu dari lereng Gunung Burangrang menerjang Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, menimbun 30 rumah warga.
Sebanyak 113 jiwa dari 34 KK terdampak langsung, dengan akses jalan sempat terputus akibat tumpukan material.
Evakuasi Ekstrem dengan Drone dan Anjing Pelacak
Tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, tenaga medis, dan relawan dikerahkan dengan alat berat, drone, serta anjing pelacak. Proses evakuasi dilakukan hati-hati karena risiko longsor susulan masih tinggi.
Tim DVI Polda Jawa Barat identifikasi jenazah melalui data ante mortem, sidik jari, dan ciri fisik sebelum diserahkan ke keluarga.
KSAL Laksamana Muhammad Ali ungkap 23 personel Marinir tertimbun longsor, 4 ditemukan meninggal dunia. Tragedi tambahan terjadi saat Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry dari Polres Cimahi tewas tertabrak truk TNI pengangkut bantuan.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail tetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari untuk percepat evakuasi, logistik, layanan kesehatan, dan penanganan pengungsi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) soroti alih fungsi lahan hutan menjadi kebun sayur di lereng rawan longsor, Pemprov salurkan Rp10 juta per KK.










