Cerita Paniknya Israel saat Trump Dilaporkan Akan Serang Iran

Cerita Paniknya Israel saat Trump Dilaporkan Akan Serang Iran

Global | inews | Rabu, 21 Januari 2026 - 03:06
share

TEL AVIV, iNews.id - Israel ikut waswas bahkan panik saat rencana serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Iran mengemuka pekan lalu. Negara Yahudi itu akan menjadi target pembalasan Iran jika Trump benar-benar memerintahkan serangan itu.

Para pejabat Iran sebelumnya juga mengatakan Israel akan menjadi sasaran yang sah jika negaranya diserang militer AS.

Kepanikan itu setidaknya terjadi di Dimona, kota di selatan Israel. Wali Kota Dimona Benny Biton memerintahkan otoritas membuka seuruh bunker perlindungan pada 14 Januari malam di tengah meningkatnya ketegangan.

"Lebih baik bersiap daripada terkejut,” kata Biton, kepada surat kabar Hayom.

Kepanikan juga terlihat di wilayah lain. Beberapa platform Telegram Israel membagikan video pengerahan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Yerusalem untuk mengantisipasi serangan.

Perkembangan ini terjadi setelah pejabat AS meningkatkan retorika tekanan terhadap Iran, dipicu demonstrasi anti-pemerintah sejak bulan lalu karena memburuknya kondisi ekonomi.

Israel mempersiapkan kemungkinan terburuk, Iran bisa saja meluncurkan rudal dan drone ke wilayahnya. Israel dilaporkan menaikkan level kewaspadaan angkatan udara, direktorat intelijen militer (Aman), dan Komando Utara sebagai antisipasi kemungkinan serangan AS terhadap Iran.

Militer Zionis pada Juni 2025 terlibat perang 12 hari dengan Iran. Serangan Israel berdalih untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran.

Topik Menarik