Absen Pertemuan Dewan Militer Negara Israel, Netanyahu Benar-benar Tewas Dirudal Iran?
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan tidak hadir dalam pertemuan Dewan Militer Negara Israel. Absennya Netanyahu dalam forum penting ini kembali dikaitkan dengan klaim bahwa dia telah tewas akibat serangan rudal Iran.
Menurut laporan International Business Times, Minggu (15/3/2026), spekulasi tentang nasib Netanyahu telah berada di titik kritis karena kegagalannya hadir dalam pertemuan Dewan Militer.
Baca Juga: Teka-teki PM Israel Tewas Dirudal Iran, Publik Pertanyakan Video Netanyahu Miliki 6 Jari
Para analis, yang dikutip dalam laporan tersebut, mencatat bahwa mengadakan konferensi pers keamanan tingkat tinggi tanpa panglima tertinggi sangat tidak lazim selama perang aktif. Ini memicu kesan bahwa pemerintah Israel sengaja menyembunyikan perkembangan besar.
Sebuah akun daring yang beroperasi dengan nama pengguna "Parody Jeff" menyoroti suasana tegang di antara para pejabat Israel. Pengguna tersebut mencatat penampilan yang aneh, dengan menyatakan: "Berita Terkini, Netanyahu absen dari dewan militer negara terbaru, sangat tidak biasa. Semua orang terlihat tegang dan gelisah. Apa yang terjadi?"Para kritikus membandingkan ketidakhadiran yang berkepanjangan ini dengan respons Netanyahu yang selalu cepat terhadap krisis besar. Sebelumnya, PM Netanyahu mengadakan konferensi pers darurat 10 menit setelah dilaporkan terjadi pembunuhan tokoh konservatif Amerika Serikat (AS) Charlie Kirk. Kemunculan cepat itu terjadi saat Israel sedang melakukan operasi pengeboman besar-besaran di Gaza.Perbedaan mencolok antara respons media yang cepat itu dan keheningan saat ini telah secara aktif memicu klaim luas di internet mengenai kematiannya yang mendadak. Beberapa suara daring yang tidak terverifikasi bahkan mengeklaim bahwa pemimpin Israel itu baru-baru ini terlihat dibawa keluar dengan kain medis putih di atas tandu.
"Internet tengah gempar, dengan klaim bahwa Netanyahu telah dieliminasi oleh Iran. Rumor tersebut bermula setelah Israel mencoba menggunakan video AI pekan lalu yang menunjukkan Netanyahu dengan enam jari. Kini, setelah 7 hari tanpa ada penampakan Netanyahu yang terkonfirmasi, dia gagal hadir dalam pertemuan dewan militer negara Israel hari ini," tulis akun RyanMattaUS (@Ryanmatta) pada hari Sabtu.
Meskipun pemimpinnya absen, Dewan Militer Negara Israel menunjukkan front persatuan terkait perang yang sedang berlangsung melawan Iran. Dewan tersebut menekankan bahwa kampanye yang dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memasuki fase yang menentukan.
Dengan Perdana Menteri yang sama sekali tidak terlihat di depan umum, pertanyaan mendesak muncul tentang calon pengganti dan stabilitas domestik jangka panjang. Spekulasi menunjukkan bahwa tokoh-tokoh berpengaruh di komunitas intelijen mungkin akan mengisi kekosongan politik yang tiba-tiba ini. Ketidakpastian ini menimbulkan kekhawatiran ekstrem mengenai intelijen sensitif yang diamankan di bunker bawah tanah.
Rumor menunjukkan bahwa operasi pemerasan penting yang disimpan di markas besar Mossad dapat menjadi rentan jika struktur kepemimpinan runtuh. Saat publik dengan cemas menuntut bukti langsung keberadaan pemimpin mereka yang hilang, aparat militer terus beroperasi dengan kecepatan tinggi.










