Penyebab Antonio Conte Mengamuk hingga Diganjar Kartu Merah saat Inter Milan vs Napoli
MILAN, iNews.id – Pelatih Napoli Antonio Conte menjadi pusat perhatian usai menerima kartu merah dalam laga panas pasukannya kontra Inter Milan di Giuseppe Meazza pada lanjutan Liga Italia, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Dia meluapkan amarah dengan berteriak tepat di depan ofisial keempat pertandingan.
Ketegangan memuncak pada babak kedua. Situasi berubah drastis saat Inter mendapat hadiah penalti usai tinjauan VAR menilai Amir Rrahmani menginjak kaki Henrikh Mkhitaryan di dalam kotak terlarang.
Keputusan tersebut langsung memicu reaksi keras dari bangku cadangan Napoli. Conte yang dikenal emosional terlihat keluar dari area teknis dan meluapkan protes tanpa henti kepada perangkat pertandingan.
Menurut laporan Sport Mediaset, Conte berteriak keras kepada ofisial pertandingan dengan ucapan, “Memalukan, memalukan kalian semua,” sebelum akhirnya diusir wasit dan diarahkan menuju lorong ruang ganti.
Aksi tersebut membuat situasi di pinggir lapangan semakin panas. Conte terus meluapkan kemarahan sambil berjalan meninggalkan lapangan, dengan wajah merah dan gestur penuh emosi.
Di tengah kekacauan tersebut, Hakan Calhanoglu sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti. Gol itu membawa Inter unggul 2-1 atas Napoli dan semakin memanaskan atmosfer Stadion San Siro.
Namun Napoli mampu merespons cepat. Beberapa menit berselang, Scott McTominay mencetak gol penyeimbang dan mengubah skor kembali imbang 2-2, menjaga asa tim tamu tetap hidup.
Insiden kartu merah Conte menjadi salah satu momen paling disorot dalam laga ini. Keputusan wasit dan intervensi VAR kembali memicu perdebatan, terutama terkait konsistensi penegakan aturan di Serie A.
Suasana pertandingan berlangsung tegang hingga akhir laga. Adu emosi antara pemain, ofisial, dan staf pelatih mewarnai duel sarat gengsi tersebut.
Laga Inter vs Napoli pun tidak hanya menyajikan drama di papan skor, tetapi juga memperlihatkan betapa tipisnya batas emosi di pertandingan level tertinggi, dengan Antonio Conte menjadi tokoh utama dalam malam penuh kontroversi di Milan.










