Alasan Pramono Ingin Bangun Kembali JPO Sarinah yang Pernah Dibongkar
JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkap alasan pemerintah provinsi berencana membangun kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Menurutnya, hasil kajian menunjukkan keberadaan JPO tersebut masih sangat dibutuhkan, terutama untuk memudahkan mobilitas penyandang disabilitas.
"Jadi JPO Sarinah dalam kajian ini memang diperlukan terutama untuk difabel. Jadi itu salah satu alasan kemudian kenapa diadakan," ujar Pramono saat ditemui di Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (9/1/2026).
JPO Sarinah diketahui sempat dibongkar pada 2022 lalu pada masa kepemimpinan Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Rencana pembangunan kembali jembatan tersebut pun menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan, termasuk komunitas pejalan kaki.
Pramono mengakui adanya kritik dari koalisi pejalan kaki yang khawatir pembangunan kembali JPO Sarinah akan menghilangkan fasilitas penyeberangan pelican crossing di kawasan tersebut.
"Memang saya juga sudah membaca pro kontranya masyarakat, yang apa kelompok pejalan kaki kan menginginkan lewat tetap jalan kaki di bawah," ucap dia.
Namun demikian, Pramono menegaskan pembangunan JPO Sarinah tidak akan meniadakan pelican crossing. Menurutnya, JPO hanya akan menjadi alternatif bagi warga yang memilih menyeberang melalui jalur atas.
"Jalan kaki di bawah kan tetap dibuka, kemudian di atas sebagai alternatif pilihan. Jadi tetap, semua nggak ada yang ditutup," ujarnya.
Dengan konsep tersebut, Pemprov Jakarta berharap pembangunan kembali JPO Sarinah dapat memberikan pilihan akses yang lebih inklusif bagi seluruh warga, khususnya penyandang disabilitas, tanpa mengurangi hak pejalan kaki yang ingin menyeberang di permukaan jalan.









