Timnas Indonesia Ditantang Bangladesh di Laga Uji Coba Maret 2026, Tapi Ada Kendala Besar
JAKARTA, iNews.id – Timnas Indonesia mendapat tawaran menarik dari Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) untuk menggelar uji coba pada jendela FIFA Matchday bulan Maret 2026. Namun tampaknya laga ini sulit digelar.
Kabar ini pertama kali diungkap media Bangladesh, Origin Foot, yang menekankan bahwa BFF sangat agresif mencari lawan berkualitas. Mereka bahkan mengirim undangan ke lebih dari 10 negara, termasuk Indonesia, sebagai target utama.
"Federasi Sepak Bola Bangladesh berencana mengatur pertandingan persahabatan kandang atau tandang. Untuk tujuan ini, BFF telah menghubungi setidaknya 10 negara," tulis laporan Origin Foot dikutip, Kamis (8/1/2026).
Menariknya, niat baik Bangladesh ini berpotensi sulit terwujud. PSSI sudah memiliki agenda besar pada periode yang sama dengan menjadi tuan rumah FIFA Series, turnamen mini resmi FIFA yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan beberapa negara dari konfederasi berbeda.
Hingga kini, baru St. Kitts and Nevis dari zona CONCACAF yang dikonfirmasi hadir di FIFA Series. Masih ada dua slot negara tamu lain yang akan diumumkan, sehingga jadwal Timnas Indonesia pada Maret 2026 dipastikan sangat padat.
Jika rencana laga persahabatan dengan Bangladesh batal, Garuda akan kehilangan kesempatan langka menghadapi salah satu bintang Liga Inggris, Hamza Choudhury. Gelandang bertahan Leicester City ini memiliki nilai pasar fantastis Rp 86,91 miliar dan menjadi pilar utama Timnas Bangladesh.
Hamza Choudhury dikenal karena kemampuan defensifnya yang kuat dan peran kunci dalam skema permainan tim nasional Bangladesh. Pertandingan melawan tim yang diperkuat pemain Liga Inggris seperti dia bisa menjadi tolok ukur penting bagi perkembangan Timnas Indonesia menjelang kompetisi resmi.
Meski menghadapi hambatan jadwal, undangan dari Bangladesh menunjukkan ambisi negara tersebut untuk meningkatkan kualitas tim nasional mereka. BFF menargetkan lawan-lawan yang mampu menantang para pemainnya agar mendapatkan pengalaman internasional lebih berkelas.
Sementara itu, PSSI fokus pada FIFA Series sebagai bagian dari strategi memperkuat Timnas Indonesia secara bertahap. Turnamen ini tidak hanya memberi kesempatan bertanding internasional, tetapi juga meningkatkan eksposur pemain dan pelatih di mata dunia sepak bola.
Dengan demikian, Indonesia berpotensi melewatkan duel menarik melawan Bangladesh dan Hamza Choudhury karena agenda FIFA Series. Namun, peluang ini tetap menegaskan bahwa negara-negara Asia Selatan mulai serius mengejar perkembangan tim nasional melalui uji coba internasional berkualitas.









