Belum Move On, Joey Pelupessy Akui Masih Terpukul Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

Belum Move On, Joey Pelupessy Akui Masih Terpukul Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

Olahraga | inews | Jum'at, 9 Januari 2026 - 13:45
share

JAKARTA, iNews.id – Joey Pelupessy secara jujur mengaku belum bisa move on usai Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, kegagalan yang dia sebut menghapus peluang terbesarnya tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia.

Timnas Indonesia dipastikan tersingkir dari kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah menelan dua kekalahan pada putaran keempat Kualifikasi Zona Asia pada Oktober 2025. Dua hasil buruk itu membuat langkah Skuad Garuda terhenti lebih cepat dari harapan.

Pada periode tersebut, Timnas Indonesia masih ditangani Patrick Kluivert. Skuad Garuda harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor 2-3, lalu kembali kalah 0-1 saat menghadapi Irak.

Dua kekalahan beruntun itu memastikan Indonesia gagal melaju ke fase berikutnya. Tak lama setelah kegagalan tersebut, Patrick Kluivert resmi berpisah dengan PSSI.

Bagi Joey Pelupessy, kegagalan ini terasa sangat berat. Dia menilai kesempatan tampil di Piala Dunia 2026 merupakan peluang paling realistis sepanjang karier internasionalnya.


Joey Pelupessy Sebut Peluang Terbaik Telah Hilang

Joey Pelupessy mengaku sangat terpukul ketika peluang itu sirna saat sudah berada di depan mata. Dia menilai hasil di putaran krusial tidak bisa ditawar.

“Jika Anda kalah dua kali, Anda tidak pantas mendapatkannya (Piala Dunia). Tapi kami hampir lolos dengan cepat. Dan kemudian tiba-tiba semuanya berakhir. Saya benar-benar hancur,” kata Joey Pelupessy dikutip dari Voetbal Primeur, Jumat (9/1/2026).

Rasa kecewa itu tidak langsung hilang. Joey Pelupessy mengungkapkan dampak kegagalan tersebut membekas cukup lama secara mental.

“Perasaan itu berlangsung setidaknya selama dua minggu. Saya bisa saja pergi ke Piala Dunia. Ini satu-satunya kesempatan saya, seratus persen,” sambung dia.

Pemain yang kini memperkuat SK Lommel itu juga menyoroti faktor usia. Joey Pelupessy menyadari situasi akan jauh berbeda jika harus menunggu Piala Dunia berikutnya.

Jika Piala Dunia 2030 menjadi target selanjutnya, Joey Pelupessy akan berusia 37 tahun. Kondisi tersebut membuat peluang tampil semakin kecil.

Meski begitu, Joey Pelupessy memilih bersikap realistis. Dia tidak ingin menutup kemungkinan, tetapi menyadari kenyataan yang ada.

“Dalam lima tahun, saya akan berusia 37 tahun. Jangan pernah mengatakan tidak mungkin, tetapi saya lebih suka bersikap tenang dan realistis. Seharusnya itu terjadi sekarang,” tutup Joey Pelupessy.

Topik Menarik