Kisah Martina Ayu Pratiwi Sabet Bonus Rp3,4 Miliar Usai Raih 5 Emas dan 2 Perak di SEA Games 2025
KISAH Martina Ayu Pratiwi yang meraih bonus Rp3,4 miliar usai memenangkan 5 emas dan 2 perak di SEA Games 2025 akan diulas Okezone. Martina Ayu Pratiwi menjadi perhatian karena tercatat sebagai atlet tersukses Indonesia di SEA Games 2025.
Sebanyak lima medali emas didapatkan di cabang olahraga triathlon nomor individu putri, duathlon nomor team relay dan mixed team relay, serta aquathlon nomor team realy dan mixed team relay.
Sementara dua perak disabet di cabang olahraga triathlon nomor team relay dan mixed team relay. Prestasi ini tak hanya membanggakan Martina Ayu Pratiwi, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia.
1. Sabet Rp3,4 Miliar di SEA Games 2025
Dari tujuh medali di atas, Martina Ayu Pratiwi total mendapatkan bonus dari pemerintah sebesar Rp3,4 miliar. Konfirmasi itu disampaikan Martina Ayu Pratiwi di Istana Negara, Jakarta.
“Total dari semua medali ini Rp3,4 miliar,” kata Martina di Istana Negara, Jakarta, Kamis 8 Januari 2026.
2. Ingin Investasi Jangka Panjang
Mengenai penggunaan bonus, Martina Ayu Pratiwi menyatakan dana tersebut akan dialokasikan untuk investasi jangka panjang. Ia berencana memanfaatkannya untuk mendukung peningkatan prestasi ke depan sekaligus membantu kedua orangtuanya di kampung halaman.
“Bonusnya nanti buat investasi masa depan, untuk menunjang prestasi yang lebih tinggi lagi dan untuk membantu kedua orangtua di rumah,” kata Martina Ayu Pratiwi.
Atlet asal Magetan, Jawa Tengah, itu juga sempat menunjukan tujuh medali yang diraih kepada awak media. Meski baru berusia 22 tahun, Martina Ayu Pratiwi menegaskan pencapaian tersebut diraih melalui proses panjang dan penuh perjuangan.
Ia mengungkapkan, tantangan terberat selama meniti karier sebagai atlet adalah menjaga konsistensi latihan di tengah cuaca yang kerap ekstrem, serta harus menjalani kehidupan jauh dari keluarga.
“Struggling-nya ya di latihan. Siang-siang, hujan, panas, enggak peduli cuaca kita tetap latihan. Jauh dari keluarga, banyak pengorbanan yang dilalui,” tutup Martina Ayu Pratiwi.










