Tumbangkan Unggulan Tuan Rumah, Ana/Trias Pecah Telur di Malaysia Open 2026

Tumbangkan Unggulan Tuan Rumah, Ana/Trias Pecah Telur di Malaysia Open 2026

Olahraga | inews | Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14
share

KUALA LUMPUR, iNews.id – Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mencetak kemenangan sensasional di Malaysia Open 2026 setelah menyingkirkan unggulan kedua tuan rumah Pearly Tan/Thinaah Muralitharan pada babak 16 besar. Pasangan ganda putri Indonesia itu menang dua gim langsung dengan skor ketat 26-24, 21-17.

Hasil ini menjadi sorotan besar karena Ana/Trias akhirnya mampu memutus catatan negatif saat menghadapi Pearly/Thinaah. Bermain di hadapan ribuan pendukung lawan, Ana/Trias tetap tampil tenang sejak poin awal.

Ana mengakui tekanan publik tuan rumah sudah mereka antisipasi sejak sebelum laga dimulai. “Alhamdulillah kami bisa bermain dengan baik hari ini. Dari awal sudah siap akan bermain seperti apa, dengan segala tekanan karena mereka main di depan publik sendiri tapi kami fokus ke main kami saja,” kata dia, dikutip dari rilis PBSI.

Gim pertama berjalan sangat ketat hingga memasuki setting. Ana menyebut momen tersebut memaksa mereka bermain lebih berani. “Setelah mereka bisa mengejar, kami coba lebih nekat lagi. Saling mengingatkan untuk terus main berani karena di poin-poin kritis tidak boleh terlalu hati-hati,” ujar dia.

Dia juga menyinggung kesalahan pada reli-reli sebelumnya. “Di beberapa poin sebelumnya ada rally-rally yang kami main terlalu hati-hati jadi agak ragu-ragu pukulannya,” lanjut Ana.

Pada gim kedua, Ana/Trias tampil lebih agresif dengan memanfaatkan kondisi lapangan. “Di gim kedua posisi kami menang angin jadi lebih nyaman untuk terus menekan,” ucap Ana.

Motivasi besar datang dari memori pahit yang masih membekas. Ana menegaskan kekalahan di final SEA Games menjadi bahan bakar tambahan. “Kami masih ingat rasanya di final SEA Games kemarin, sudah unggul 3-4 poin di gim ketiga tapi tersusul dan akhirnya kalah oleh mereka. Rasa sakitnya kami ingat dan jadi tambahan motivasi untuk tidak terulang lagi hari ini,” kata dia.

Trias menambahkan, keunggulan jauh di awal gim pertama sempat membuat tempo permainan menurun. “Setelah unggul 11-1 di interval gim pertama, kami melakukan kesalahan dengan sedikit mengendurkan tempo tapi coach Karel terus mengingatkan kami untuk menjaga fokusnya,” ujar dia.

Saat laga memasuki fase krusial, Trias menuturkan mereka memilih berpikir sederhana. “Di kejar-kejaran poin setting itu kami hanya berpikir untuk terus mengejar bola, selama belum jatuh harus terus lanjut,” kata dia.

Konsistensi itu akhirnya membawa hasil maksimal. “Alhamdulillah bisa mengambil gim pertama dan lanjut di gim kedua. Akhirnya bisa pecah telur lawan mereka,” tutur Trias.

Kemenangan atas Pearly/Thinaah menegaskan peningkatan mental Ana/Trias di level elite. Hasil ini membuka peluang besar bagi mereka melangkah lebih jauh di Malaysia Open 2026 sekaligus memperkuat posisi ganda putri Indonesia di turnamen bergengsi tersebut.

Topik Menarik