Minum Kopi 3-4 Gelas Sehari Bisa Bikin Panjang Umur, Mitos atau Fakta?
JAKARTA, iNews.id – Kopi bukan hanya teman setia di pagi hari untuk mengusir kantuk. Minuman favorit banyak orang ini ternyata juga dikaitkan dengan manfaat kesehatan yang lebih dalam, termasuk potensi memperlambat proses penuaan biologis hingga sekitar lima tahun.
Temuan tersebut berasal dari studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ Mental Health. Penelitian ini mengungkap bahwa konsumsi kopi sebanyak tiga hingga empat cangkir per hari berhubungan dengan perlambatan penuaan biologis pada tubuh.
Dalam riset tersebut, peneliti melibatkan 436 orang dewasa yang memiliki kondisi kesehatan mental serius, seperti skizofrenia, depresi, dan gangguan bipolar. Para peserta kemudian dikelompokkan berdasarkan kebiasaan konsumsi kopi harian mereka.
Hasil analisis menunjukkan, kelompok yang rutin minum tiga sampai empat cangkir kopi per hari memiliki telomer yang lebih panjang dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kopi. Telomer sendiri merupakan bagian pelindung di ujung kromosom yang berperan menjaga stabilitas materi genetik dalam sel.
Panjang telomer kerap dijadikan indikator usia biologis seseorang. Telomer yang lebih panjang umumnya menandakan sel yang lebih sehat dan usia biologis yang lebih muda. Dalam studi ini, peneliti memperkirakan usia biologis peminum kopi 3–4 cangkir per hari setara dengan sekitar lima tahun lebih muda dibandingkan mereka yang sama sekali tidak minum kopi.
Usia biologis berbeda dengan usia kronologis yang dihitung berdasarkan tanggal lahir. Ukuran biologis lebih mencerminkan kondisi fungsi sel dan jaringan tubuh, yang dipengaruhi banyak faktor seperti genetika, pola makan, gaya hidup, serta tingkat stres oksidatif.
Telomer yang memendek lebih cepat sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit kronis dan proses penuaan sel yang lebih cepat. Sebaliknya, telomer yang lebih panjang menandakan perlindungan sel yang lebih baik dan penuaan yang berjalan lebih lambat.
Para ahli menduga, efek positif kopi ini berasal dari kandungan antioksidan dan anti-inflamasi di dalamnya. Senyawa-senyawa tersebut berperan melawan stres oksidatif dan peradangan, dua faktor utama yang mempercepat pemendekan telomer.
Beberapa kandungan kopi, seperti polifenol, diketahui memiliki sifat pelindung sel. Namun demikian, para peneliti tetap mengingatkan agar konsumsi kopi dilakukan secara bijak.
Batas yang disarankan adalah maksimal tiga hingga empat gelas per hari. Konsumsi berlebihan tidak terbukti memberikan manfaat tambahan dan justru berpotensi menghilangkan efek positif yang diharapkan.










