Kecam Serangan AS ke Venezuela, China: Tak Satu Negara pun Boleh Jadi Polisi Dunia!
BEIJING, iNews.id - Pemerintah China kembali melontarkan kecaman atas serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela pada Sabtu lalu. Bukan hanya menyerang, pasukan AS juga menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores atas tuduhan kejahatan narkoba.
Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi mengatakan, tidak satu negara pun yang boleh bertindak sebagai polisi atau hakim internasional.
Perubahan situasi yang mendadak di Venezuela telah menarik perhatian luar biasa dari komunitas internasional.
"Kami tidak yakin negara mana pun bisa bertindak sebagai polisi dunia, dan kami tidak setuju bahwa negara mana pun bisa mengklaim sebagai hakim internasional," kata Wang, saat bertemu dengan Menlu Pakistan Ishaq Dar di Beijing, seperti dikutip dari Reuters, Senin (5/1/2026).
Dia menambahkan situasi internasional saat ini semakin kompleks dan tidak stabil. Ttekanan sepihak satu negara kepada negara lain semakin intensif.
Wang menegaskan apa pun kondisinya, kedaulatan dan keamanan seluruh negara harus dilindungi sepenuhnya oleh hukum internasional.
"Kami secara konsisten menentang ancaman atau penggunaan kekerasan dalam hubungan internasional dan pemaksaan kehendak suatu negara kepada negara lain," ujarnya.
Dukungan terhadap Venezuela juga mengalir dari negara lain. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia menyatakan solidaritas kepada rakyat Venezuela, seraya menyerukan pembebasan Maduro dan istrinya, serta pencegahan eskalasi situasi lebih lanjut.










