32 Warga Kuba Tewas akibat Serangan AS ke Venezuela termasuk Pengawal Presiden Maduro

32 Warga Kuba Tewas akibat Serangan AS ke Venezuela termasuk Pengawal Presiden Maduro

Terkini | inews | Senin, 5 Januari 2026 - 10:45
share

HAVANA, iNews.id - Pemerintah Kuba mengungkap 32 warganya tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) ke Ibu Kota Karakas, Venezuela, Sabtu (3/1/2026). Para korban itu termasuk personel pasukan keamanan yang mengawal Presiden Nicolas Maduro.

Pemerintah Kuba menjelaskan, pasukan keamanan yang tewas dalam serangan AS sedang menjalankan tugas negara untuk membantu Venezuela, khususnya Presiden Maduro.

"Sebagai akibat dari serangan kriminal yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat terhadap Republik Bolivarian Venezuela pada 3 Januari 2026 pagi, 32 warga Kuba yang menjalankan misi atas nama Angkatan Bersenjata Revolusioner dan Kementerian Dalam Negeri atas permintaan otoritas terkait negara Amerika Selatan tersebut tewas dalam pertempuran," bunyi pernyataan pemerintah, dikutip Senin (5/1/2026).

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump melontarkan peringatan keras terhadap Kuba. Dia menuding banyak warga Kuba direkrut menjadi pengawal Presiden Maduro, bahkan disebut berperan sebagai agen intelijen.

“Semua pengawal yang melindungi Maduro, ini sudah diketahui umum, seluruh badan intelijen mereka, penuh dengan orang Kuba,” ujar Trump.

Dia juga menyebut Kuba sebagai negara gagal akibat peran para pemimpinnya yang menghancurkan ekonomi dan membuat rakyat menderita selama puluhan tahun.

“Kami ingin membantu rakyat Kuba, tapi kami juga ingin membantu orang-orang yang terpaksa meninggalkan Kuba untuk menetap di negara ini,” ujar Trump.

Topik Menarik