John Terry Banjir Telepon Usai Enzo Maresca Didepak Chelsea, Diminta Jadi Pengganti?
LONDON, iNews.id - Legenda Chelsea, John Terry, akhirnya angkat bicara terkait keputusan mengejutkan klub yang memutuskan berpisah dengan Enzo Maresca. Mantan kapten The Blues itu mengaku tidak menyangka pemecatan tersebut akan terjadi dalam waktu dekat.
Keputusan Chelsea mengakhiri kerja sama dengan Maresca diumumkan pada Kamis pagi. Padahal, baru tiga minggu sebelumnya, pelatih asal Italia itu dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Liga Inggris Bulan Ini.
Namun, performa tim yang menurun serta kabar memburuknya hubungan dengan petinggi klub menjadi alasan utama perpisahan tersebut.
Chelsea merilis pernyataan resmi yang menyoroti pencapaian Maresca selama menukangi tim, termasuk keberhasilan di Liga Conference, Piala Dunia Antarklub, serta finis di posisi keempat Liga Premier musim lalu.
Meski begitu, klub juga menyinggung hasil kurang memuaskan musim ini, di mana Chelsea berada di peringkat kelima dan tertinggal 15 poin dari Arsenal di puncak klasemen.
“Dengan tujuan utama yang masih harus diperjuangkan di empat kompetisi termasuk kualifikasi untuk Liga Champions, Enzo dan Klub percaya bahwa perubahan akan memberi tim kesempatan terbaik untuk mengembalikan performa mereka di musim ini,” bunyi pernyataan Chelsea.
Kabar ini sontak mengejutkan banyak pihak, termasuk John Terry. Ia mengaku menerima banyak panggilan telepon setelah berita pemecatan Maresca tersebar luas, sebelum akhirnya menyampaikan pandangannya melalui media sosial.
“Enzo Maresca baru saja dipecat oleh Chelsea dan jujur saja saya sangat terkejut, saya tidak menyangka akan terjadi,” kata Terry di akun TikTok resminya.
“Saya tahu beberapa hal belakangan ini tidak sesuai keinginannya. Anda bisa melihat dan mendengar bahwa ada ketegangan," ujarnya.
“Saya menerima banyak panggilan telepon pagi ini setelah berita tersebut dan semua orang mengharapkan saya untuk mengetahui apa yang terjadi. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya tidak terlibat dalam tim utama jadi saya tidak tahu,” lanjutnya.
“Ini hanya pendapat saya dari jauh, jelas ada ketegangan antara manajer dan pemilik dan mereka telah mengambil keputusan ini.”
Wujudkan Generasi Emas Biliar, MNC University Beri Beasiswa Kuliah di Kejurnas Pelajar POBSI 2025
Terry juga menilai keputusan tersebut terasa janggal jika melihat performa tim beberapa pekan sebelumnya.
“Ini kejutan besar karena tiga atau empat minggu yang lalu kami bermain sangat baik melawan Barcelona. Itu sangat bagus dan empat minggu kemudian, performa dan penampilan jelas tidak cukup baik.”
Ia pun menyinggung faktor pengalaman sebagai salah satu penyebab situasi tersebut.
“Saya rasa skuad dan manajernya sendiri masih kurang berpengalaman. Ini adalah pekerjaan penuh waktu pertamanya di liga utama dan dia sendiri mengatakan bahwa dia masih belajar dan terkadang melakukan beberapa kesalahan.”
“Tapi saya akan mengatakan selalu ada dua sisi cerita dan tentu ada hal-hal di balik layar yang tidak saya ketahui. Saya hanya mendengar desas-desus seperti orang lain.”
Meski kecewa, Terry menegaskan bahwa musim Chelsea masih jauh dari kata selesai.
“Saya kecewa dengan berita ini, tetapi masih banyak yang harus diperjuangkan musim ini, Liga Champions, Liga Premier, dan Piala Carabao, jadi siapa pun yang datang memiliki banyak hal untuk diperjuangkan.”
Sementara itu, Chelsea dikabarkan tidak akan menunjuk pelatih interim hingga akhir musim. Menurut laporan The Telegraph, manajemen klub akan segera menunjuk pengganti permanen Enzo Maresca. Nama pelatih kepala Strasbourg, Liam Rosenior, disebut sebagai salah satu kandidat terkuat.










