Pengakuan Sopir Elf Terguling di Jalur Pacet Mojokerto: Dari Atas Rem Sudah Habis

Pengakuan Sopir Elf Terguling di Jalur Pacet Mojokerto: Dari Atas Rem Sudah Habis

Nasional | inews | Jum'at, 2 Januari 2026 - 00:58
share

MOJOKERTO, iNews.id – Isak tangis dan kepanikan mewarnai kecelakaan tunggal minibus Elf di jalur turunan tajam Sendi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (1/1/2026). Arifin, sopir minibus yang membawa 16 wisatawan asal Surabaya tersebut, membeberkan detik-detik mengerikan saat dirinya kehilangan kendali penuh atas kendaraannya. 

Dalam pengakuannya, Arifin menyebutkan bahwa sistem pengereman kendaraan mulai bermasalah saat melintasi jalur turunan curam yang menghubungkan kawasan Batu dan Pacet. Ia menyadari ada yang tidak beres saat pedal rem yang diinjaknya tidak lagi memberikan tekanan atau kosong. 

Arifin menceritakan bagaimana ia berusaha keras menghentikan laju kendaraan yang semakin kencang saat menuruni bukit. Namun, upaya tersebut sia-sia karena rem sudah benar-benar gagal berfungsi. 

"Dari atas rem sudah habis. Kendaraan langsung melaju dengan sangat cepat, saya sudah tidak bisa mengendalikan lagi hingga akhirnya terguling di pinggir jalan," ungkap Arifin saat dimintai keterangan di lokasi kejadian. 

Dia menjelaskan, rombongan yang dibawanya merupakan satu keluarga besar asal Surabaya yang baru saja selesai berwisata dari kawasan Batu dan berencana menuju pemandian air panas di Pacet. 

Elf tersebut melaju tak terkendali di turunan tajam hingga akhirnya oleng dan terbalik. Akibatnya, 16 penumpang yang ada di dalamnya, termasuk ibu-ibu dan anak-anak, mengalami luka-luka serius akibat tergencet bodi kendaraan. 

Kesaksian sopir ini diperkuat oleh warga sekitar yang melihat posisi kendaraan sudah tidak stabil sejak dari ketinggian. Kendaraan terlihat meluncur deras tanpa tanda-tanda pengereman sebelum akhirnya menghantam tepi jalan dan terbalik.

Petugas dari Satlantas Polres Mojokerto kini tengah mendalami pengakuan Arifin beserta kondisi teknis kendaraan. Dugaan sementara, kendaraan mengalami brake fade atau rem blong akibat penggunaan rem yang terus-menerus di jalur ekstrem tersebut. 

Seluruh korban luka saat ini telah dievakuasi oleh ambulans relawan menuju Rumah Sakit Sumber Glaga, Pacet. Sementara itu, Arifin masih diamankan petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam perawatan sistem pengereman armada tersebut.

Topik Menarik