Kronologi Pesta Miras Malam Tahun Baru di NTT Berujung Maut, Cekcok Lanjut Perkelahian

Kronologi Pesta Miras Malam Tahun Baru di NTT Berujung Maut, Cekcok Lanjut Perkelahian

Nasional | inews | Kamis, 1 Januari 2026 - 22:04
share

SUMBA BARAT DAYA, iNews.id - Malam pergantian tahun di Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), berubah tragis. Seorang pemuda tewas dan seorang lainnya terluka parah setelah pesta minuman keras (miras) berujung penyerangan dengan senjata tajam.  

Peristiwa itu terjadi Kamis (1/1/2026) pukul 02.00 WITA di Kampung Watu Kariki Deta, Desa Weepangali. Awalnya, acara karaoke dan minum miras berlangsung santai di rumah warga bernama Vinsensius Dowa Riti.  

Kronologi kejadian tersebut berawal saat korban dan pelaku duduk bersama sambil menenggak miras jenis peci. Ketegangan muncul setelah terjadi adu mulut antara Rikardus Umbu Tagu Dedo dan saksi Mardianus Tako. Perselisihan memuncak ketika Rikardus memukul wajah Mardianus.  

Aksi itu memicu reaksi Alfonsus Ngongo Laba alias Aldi, yang langsung mencabut parang dan menyabet Rikardus. Melihat rekannya diserang, Martinus Pala berusaha melerai dengan menyerang pelaku menggunakan senjata tajam. 

Namun Alfonsus membalas hingga keduanya terluka parah. Setelah itu, Alfonsus bersama Mardianus melarikan diri.  

Akibat serangan tersebut, Rikardus (29) terluka parah di leher, punggung, lengan dan jari tangan kiri hingga tewas. Sementara Martinus (40) teruka di perut, kepala dan jari tangan kanan. Saat ini masih dirawat intensif.  

Situasi semakin memanas setelah keluarga korban membakar rumah milik pelaku serta sepeda motor milik Mardianus Tako.  

“Kami sudah mendatangi TKP, mengamankan lokasi, melakukan olah TKP dan mengamankan terduga pelaku untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Kasi Humas Polres Sumba Barat Daya, AKP Bernardus Mbili Kandi dikutip dari iNews Sumba.  

Polisi kini memeriksa saksi-saksi dan melengkapi berkas penyidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara menyeluruh.  

Topik Menarik