Pramono Minta Maaf KJMU Telat Cair, Ini Alasannya

Pramono Minta Maaf KJMU Telat Cair, Ini Alasannya

Terkini | idxchannel | Selasa, 3 November 2026 - 14:40
share

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan permohonan atas kendala pencairan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Keterlambatan pencairan disebabkan sejumlah persoalan administrasi.

"Berkaitan dengan KJMU yang pertama Pemerintah DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan ini. Kenapa terlambat? Karena banyak faktor," kata Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026).

Pramono menjelaskan 1.100 penerima mangga KJMU saat ini masih menggunakan rekening dengan 10 digit angka. Padahal nomer rekening yang telah berlaku saat ini sudah 11 digit. 

"Karena adanya data dengan digit 10 yang jumlahnya cukup besar untuk rekeningnya, padahal digit sekarang kan sudah 11, jumlahnya kurang lebih 1.100 rekening. Sehingga kalau kemudian kita transfer pasti akan menimbulkan persoalan di lapangan," tuturnya.

Selain itu, adanya ketidaksesuaian pada nomor induk kependudukan (NIK) seperti jenis kelamin hingga tanggal lahir. Dia menambahkan, perubahan desil juga menyebabkan kendala dalam pencarian KJMU ini.

"Ini juga menyebabkan perhitungan yang menjadi berbeda dan angkanya juga cukup besar, termasuk kemudian kita temukan adanya RT, RW, Kelurahan, Kecamatan yang tidak sesuai," tuturnya.

Dalam kesempatan itu Pramono menyampaikan bahwa saat ini masih ada 14.554 penerimaan baru Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang belum memiliki rekening dan 6.587 penerima KJMU. Sedangkan penerima baru dengan NIK di luar Jakarta jumlahnya 2.155.

"Memang agak kompleks apa persoalannya. Tetapi saya sudah memerintahkan untuk yang perpanjangan, yang perpanjangan, hari ini harus selesai," kata dia.

Pramono berharap persoalan bantuan pendidikan ini bisa selesai paling 6 November 2026. Sebab bantuan ini sangat dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan para penerima manfaat.

"Sehingga dengan demikian itulah persoalan yang terjadi kenapa kemudian ada keterlambatan sampai dengan ini adalah hari yang ketiga," kata dia. 

(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik