Serah Terima Kaveling PIK2 Melonjak, Laba Bersih CBDK Capai Rp1,82 Triliun hingga September

Serah Terima Kaveling PIK2 Melonjak, Laba Bersih CBDK Capai Rp1,82 Triliun hingga September

Ekonomi | idxchannel | Jum'at, 30 Oktober 2026 - 05:40
share

IDXChannel - PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp1,82 triliun hingga September 2026. 

Laba tersebut meningkat 30 persen dibandingkan Rp1,4 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba ini sejalan dengan kenaikan pendapatan perseroan sebesar 11 persen menjadi Rp2,56 triliun.

Presiden Direktur CBDK Steven Kusumo mengatakan, pendapatan CBDK ditopang oleh peningkatan serah terima kaveling tanah komersial di kawasan Central Business District (CBD) PIK2. 

Kontribusi segmen ini mencapai sekitar 80 persen dari total pendapatan perseroan, dengan serah terima meningkat 67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Pencapaian CBDK sampai dengan September 2026 mencerminkan kemampuan perseroan dalam menjaga pertumbuhan kinerja di tengah dinamika industri yang masih belum sepenuhnya pulih,” ujar Steven dalam keterangan di keterbukaan informasi BEI, Kamis (29/10/2026).

Selain kaveling tanah komersial, CBDK juga mencatatkan serah terima produk komersial di sejumlah proyek kawasan PIK2, antara lain SOHO Manhattan, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, Rukan Asia Afrika, dan Rukan Little Siam.

Per 30 September 2026, CBDK mencatatkan total aset sebesar Rp22,4 triliun, jumlah ekuitas Rp13,7 triliun, dan posisi kas bersih mencapai Rp3,4 triliun.

CBDK juga memiliki landbank seluas 691 hektare yang disiapkan untuk mendukung pengembangan berbagai proyek di kawasan CBD PIK2.

Pengembangan kawasan turut ditopang oleh operasional Nusantara International Convention Exhibition (NICE). Menurut Steven, NICE telah menyelenggarakan 51 acara dan jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah.

CBDK juga tengah membangun Hotel Hilton PIK2, hotel bintang lima setinggi 20 lantai dengan 271 kamar yang ditargetkan mulai beroperasi pada semester II-2027. 

Kehadiran hotel tersebut diharapkan memperkuat ekosistem kegiatan pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran atau Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di kawasan PIK2.

"Aktivitas MICE di kawasan tersebut diharapkan meningkat seiring pertumbuhan lalu lintas pengunjung dan pengembangan konektivitas, termasuk melalui pembangunan Tol Kataraja," tutur Steven.

(DESI ANGRIANI)

Topik Menarik