Dudung Sebut Stok BBM Aman untuk 16 Hari, Tapi Tidak Semua Ada di Dalam Negeri

Dudung Sebut Stok BBM Aman untuk 16 Hari, Tapi Tidak Semua Ada di Dalam Negeri

Terkini | idxchannel | Senin, 19 Oktober 2026 - 14:34
share

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Dudung Abdurachman memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia aman untuk 16 hari ke depan.

Meski begitu, Dudung menjelaskan, stok BBM untuk 16 hari ke depan tidak seluruhnya tersedia di dalam negeri saat ini.

"Karena memang betul tadi dari Menteri Luar Negeri menyampaikan juga bahwa stok 16 hari ke depan itu tidak serta-merta 16 hari itu ada di dalam,” kata Dudung dalam konferensi pers, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, stok BBM tersebut juga mencakup stok yang masih dalam perjalanan dan proses distribusi.

“Tapi dalam proses perjalanan, proses distribusi dan sebagainya tetapi masih amanlah," tandas dia.

Antrean BBM di Bali Akibat Masalah Distribusi

Lebih lanjut, dia menyebut antrean pembelian BBM di Bali terjadi akibat keterlambatan kapal yang mengangkut BBM untuk distribusi.

"Yang di Bali itu kan hanya keterlambatan masalah kapal untuk distribusi dan sekarang sudah bisa diatasi," kata Dudung.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa antrean BBM di sejumlah SPBU, termasuk di Bali, terjadi akibat gangguan distribusi yang dipengaruhi kondisi musim kemarau.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM Laode Sulaeman mengatakan, ketahanan stok BBM secara nasional saat ini masih dalam kondisi ideal, yakni berkisar 18-20 hari. Namun, kendala pengiriman menyebabkan pasokan BBM ke SPBU di Bali terlambat.

"Masalah yang ada ini lebih disebabkan oleh pola distribusi karena musim. Ada kalau yang di darat itu biasanya pakai angkutan sungai, sungainya kering, diantar pakai truk, truknya kan enggak bisa cepat sampainya, berjam-jam dan volumenya tidak banyak," ujarnya saat ditemui di Kemenko Pangan, Selasa (14/10/2026).

(Febrina Ratna Iskana)

Topik Menarik